JAKARTA, 29 JANUARI 2026 (ANTARA) – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan siap memfasilitasi musisi Indonesia Timur untuk mengembangkan diri dan membentuk ekosistem musik.
“Banyak musik Indonesia Timur yang viral, seperti lagu Tabola-Bale, dan ini menjadi fenomena menarik yang patut kita apresiasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,” kata Menteri Kebudayaan dalam keterangan persnya di Jakarta pada Kamis.
“Kementerian Kebudayaan sebagai fasilitator siap untuk mendorong dan memfasilitasi teman-teman semua dalam menciptakan ekosistem musik beserta objek pemajuan kebudayaan lainnya,” katanya dalam diskusi terarah mengenai Peta Jalan Ekosistem Musik Indonesia Timur..
Menurut dia, popularitas musik dari Indonesia Timur menunjukkan bahwa karya musik berbasis kearifan lokal bisa menjangkau penyuka musik lintas wilayah dan lintas generasi. Kementerian Kebudayaan menjalankan berbagai program dan kegiatan untuk mendukung peningkatan industri musik nasional, termasuk di antaranya Konferensi Musik Indonesia (KMI).
Kegiatan yang mencakup diskusi, pameran, seminar, dan pasar musik itu ditujukan untuk membuka ruang kolaborasi dan memperluas jangkauan pasar musisi Indonesia. Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa pemerintah juga mendukung peningkatan ekosistem drama musikal sebagai bagian dari penguatan industri kreatif berbasis budaya.
Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menyampaikan bahwa upaya pengembangan ekosistem kebudayaan nasional mencakup industri musik, bentuk ekspresi budaya yang dinilai berperan penting dalam peningkatan ekonomi kreatif. Giring menyampaikan bahwa negara hadir sebagai fasilitator dalam upaya penguatan ekosistem musik. Ia mengatakan bahwa kementerian mendukung pengembangan ekosistem musik yang sehat melalui program seperti Manajemen Talenta Nasional, yang menghadirkan ruang pertemuan dan pembinaan bagi para seniman.
Pewarta : Sinta Ambarwati
Editor : Maryati





