Bawaslu Pastikan 702 Pengungsi Gunungapi Ruang Masih Miliki Hak Pilih

Para pengungsi Gunungapi Ruang yang ada di Kota Bitung kemarin, mendengarkan sosialisasi KPU Sulut dan Bawaslu Sulut.

MANADO, 5 JULI 2024 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi utara (Sulut), resmi memastikan 702 warga yang terdampak erupsi Gunungapi Ruang di Kabupaten Sitaro pada April lalu, dan memilih mengikuti  aturan pemerintah untuk mengungsi, masih memiliki hak pilih dalam Pilkada Serentak mendatang.

 

Bacaan Lainnya

Ini ditegaskan oleh Bawaslu Sulut, dalam siaran pers yang diterima MANADONES pagi tadi, dalam bentuk catatan Bawaslu Sulut tentang dampak erupsi Gunungai Ruang di Kabupaten Sitaro, terhadap proses penyusunan dan pemutakhiran daftar pemilih Pemilihan 2024. Dimana, Bawaslu Sulut bersama KPU Sulut telah memastikan bahwa sekitar 702 pengungsi dari Gunungapi Ruang yang terdiri dari 442 warga dari Desa Lahingpate, dan 260 warga Desa pumpente tetap dapat menggunakan hak pilih mereka dalam Pilkada 2024. “Langkah-langkah sedang diambil, untuk memastikan bahwa warga yang mengungsi tetap terdaftar dandapat memberikan suara mereka meskipun berada di lokasi pengungsian. Bawaslu, akan memastikan bahwa KPU dalam menyiapkan skema pemutakhiran daftar pemilih yang menyesuaikan dengan kondisi darurat ini,” jelas Ketua Bawaslu Sulut, Ardiles Mewoh dalam siaran pers ini.

Baca juga  Pantau Persiapan Pilkada Aman Kapolda dan Danrem Kunjungi Sangihe

 

Dari data yang diperoleh Bawaslu Sulut saat ini, lokasi pengungsian tersebar Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa. Dimana di dua daerah tersebut sudah dicoklit mulai dari Pengungsi erupsi Gunungapi Ruang di Rumah Susun (Rusun), Kelurahan Sagerat I, Kecamatan Matuari, Kota Bitung sudah dicoklit pada 26 Juni 2024. Ada juga kawasan Pengungsi erupsi Gunungapi Ruang di Balai Penjamin Mutu Pendidikan Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa yang sudah dicoklit pada 27 Juni 2024. Selain itu, Bawaslu Sulut juga memperoleh data terkait pengungsi yang berada di Kecamatan Siau Barat-Selatan, Siau Barat, Tagulandang, Tagulandang Selatan, dan Tagulandang Utara yang belum dicoklit, dan saat ini sementara dilakuka kordinasi bersama Bawaslu Sitaro, selain Bawaslu Kota Bitung, Bawaslu Kabupaten Minahasa. (graceywakary)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *