MANADO, 19 MEI 2026 – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, saat ini berada pada Level I dengan status Normal.
Kendati demikian, masyarakat dan wisatawan tetap diimbau untuk waspada dan mematuhi rekomendasi jarak aman. Pasalnya dari pengamatan visual terbaru oleh petugas penyusun laporan, Ahmad Nur Syabri, kondisi Gunungapi yang memiliki ketinggian 725 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut umumnya terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-I.
Dari puncak kawah, teramati asap bertekanan lemah berwarna putih dengan intensitas tipis, mencapai ketinggian 10 hingga 20 meter. Dari sisi kegempaan, aktivitas di dalam tubuh gunung masih tergolong rendah. Pos Pengamatan Gunungapi Ruang mencatat hanya terjadi 2 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 5 mm dan durasi 13-15 detik. Selain itu, terekam pula 3 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 3-7 mm dan durasi antara 56-61 detik.
Menyikapi perkembangan ini, PVMBG telah mengeluarkan beberapa rekomendasi yaitu:
Pertama, masyarakat di sekitar Gunung Ruang serta pengunjung atau wisatawan diminta untuk tidak memasuki wilayah radius 500 meter dari pusat kawah aktif.
Kedua, bagi warga yang berada di luar radius aman tersebut diharapkan tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak benar mengenai erupsi. Informasi resmi berkala dapat diakses secara mandiri melalui aplikasi MAGMA Indonesia atau situs resmi Badan Geologi dan PVMBG.
Ketiga, Pemerintah Daerah beserta BPBD tingkat Provinsi dan Kabupaten diharapkan untuk senantiasa menjaga koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunungapi Ruang di Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, atau langsung dengan Badan Geologi di Bandung. (vero)





