BPS Sulut Mencatat Per Juni Harga Daging Babi Alami Penurunan

Daging babi yang dijual di salah satu pasar modern yang ada di Manado.

MANADO, 2 JULI 2026 – Hampir delapan bulan daging babi di kisaran Rp130.000 — Rp150.000 PER Kg, maka pada Juni lalu mengalami penurunan.

 

Bacaan Lainnya

Ini terungkap dalam Perkembangan Indeks Harga Konsumen dalam Fenomena Perkembangan Harga yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi utara (Sulut) kemarin. Dimana, harga daging babi mengalami penurunan pada bulan Juni 2025 karena stok daging babi yang melimpah baik di pedagang maupun di peternak.

 

Namun, BPS Sulut juga mencatat komoditas unggulan lainnya seperti beras juga mengalami kenaikan yang disebabkan oleh pasokan beras yang berkurang dari luar wilayah Sulut, dan berkurangnya hasil panen di wilayah Sulut. Begitu juga dengan harga cabai rawit yang mengalami peningkatan karena stok yang berkurang dari dalam dan luar daerah Sulut serta pengaruh cuaca (curah hujan cukup tinggi) yang terjadi selama bulan Juni 2025. “Bawang merah juga mengalami kenaikan harga. Ini disebabkan berkurangnya stok baik dari dalam atau luar daerah Sulut seperti dari Makasar dan Bima,” kata Kepala BPS Sulut, Aidil Adha SE ME.

Baca juga  Swiss Lolos ke 16 Besar, Murat Yakin Puji Kerja Keras Tim

 

Dijelaskan juga pada Juni lalu, daging babi menjadi salah satu komoditas penahan inflasi Sulut untuk month to month (mtm) sebesar -0,4 persen. Sementara itu dari pantauan MANADONES, harga daging babi di beberapa pasar yang ada di Manado, Minahasa, Minahasa utara (Minut), Minahasa selatan (Minsel) menunjukkan turunnnya harga daging nonhalal ini ke angka yang bervariatif mulai dari Rp85.000 hingga Rp100.000 per kg, dan piihann area potongan daging juga turut mempengaruhi harga per kg nya. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *