Sasar Difabel, Kerja Sama IOH dan Kemnaker Dorong Pelatihan AI Inklusif di 24 BLK

Indosat, Kemnaker RI dan Wadhwani Foundation menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional pada 5 Mei 2026 di Jakarta. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pelatihan kecerdasan artifisial (AI), keterampilan digital, dan kewirausahaan bagi tenaga kerja Indonesia melalui integrasi ekosistem SIAPKerja, platform pembelajaran Wadhwani Foundation, serta dukungan konektivitas dan ekosistem teknologi Indosat.

MANADO, 21 MEI 2026 — Aspek inklusivitas menjadi pilar utama dalam Nota Kesepahaman (MoU) modernisasi ketenagakerjaan yang disepakati oleh Kementerian Ketenagakerjaan, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), dan Wadhwani Foundation di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

 

Bacaan Lainnya

Ketiga lintas sektor ini berkomitmen menyediakan aksesibilitas serta akomodasi yang layak bagi tenaga kerja penyandang disabilitas di 24 Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemnaker di berbagai wilayah Indonesia. Dalam kerja sama ini, Indosat memegang tanggung jawab penuh atas dukungan aksesibilitas digital, sedangkan Wadhwani Foundation menyiapkan modul berbasis plug-and-play yang adaptif sesuai ragam disabilitas peserta.

Baca juga  Koreografi Indonesia Menari 2025 Pukau Pecinta Tari di Manado

 

President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata dari semangat #LebihBaikIndosat untuk membuka peluang yang setara bagi generasi muda, termasuk kelompok rentan.

 

“Di Indosat, kami percaya teknologi harus terus berkembang untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat. AI bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang,” kata Vikram.

 

Selain menyediakan modul ramah disabilitas, integrasi platform teknologi JobReady dan Genie AI ke dalam sistem SIAPKerja juga ditujukan untuk memberikan bimbingan karier (career guidance) yang lebih personal bagi para pencari kerja. Tak hanya bagi masyarakat umum, penguatan kapasitas internal berupa pelatihan AI juga akan diberikan kepada para pegawai Kemnaker RI agar siap menghadapi transformasi dunia kerja.

Baca juga  Ini 6 Tipe Motor Honda yang Paling Dicari di Sulutgomalut pada 2024

 

Program yang berjalan mandiri dan berkelanjutan ini ditargetkan mampu mencetak 1 juta talenta digital terampil dan 100 ribu wirausahawan baru hingga masa kontrak berakhir pada tahun 2029 mendatang. Setiap peserta yang menyelesaikan pelatihan ini nantinya akan mendapatkan sertifikat kolaboratif yang diakui secara nasional maupun global. (gracey)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *