Kolaborasi Kemnaker-Indosat-Wadhwani Foundation Targetkan 1 Juta Talenta Digital

Indosat, Kemnaker RI dan Wadhwani Foundation menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Kolaborasi Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional pada 5 Mei 2026 di Jakarta. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pelatihan kecerdasan artifisial (AI), keterampilan digital, dan kewirausahaan bagi tenaga kerja Indonesia melalui integrasi ekosistem SIAPKerja, platform pembelajaran Wadhwani Foundation, serta dukungan konektivitas dan ekosistem teknologi Indosat.

JAKARTA, 20 MEI 2026 — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), dan Wadhwani Foundation resmi menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional berbasis teknologi.

 

Bacaan Lainnya

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta pada Selasa (5/5/2026).  Melalui sinergi ini, ketiga pihak berkomitmen memperluas akses pelatihan kecerdasan artifisial (AI), keterampilan digital, dan kewirausahaan. Langkah konkretnya dilakukan dengan mengintegrasikan platform AI milik Wadhwani Foundation, yaitu JobReady dan Genie AI, ke dalam ekosistem SIAPKerja Kemnaker, yang nantinya akan diterapkan di jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia.

Baca juga  Luar Biasa Pelaporan SPT Tahunan Melalui Coretax Capai 8.160 WP

 

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, mengungkapkan bahwa intervensi teknologi mutlak diperlukan di tengah disrupsi digital agar bonus demografi Indonesia tidak berubah menjadi beban. “Kesepahaman bersama yang ditandatangani ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi,” ujar Yassierli.

 

Sebagai bentuk implementasi awal, sebuah Workshop Kewirausahaan berbasis AI telah digelar secara daring pada 10–14 Mei 2026. Pelatihan ini sukses menjaring 8.744 peserta dari 20 daerah dan menghasilkan lebih dari 1.200 ide usaha baru. Inisiatif awal ini diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 3.000 hingga 5.000 lapangan kerja baru dalam beberapa tahun ke depan.

 

President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong demokratisasi AI di tanah air. Sementara itu, President Wadhwani Entrepreneurship, Meetul B. Patel, menambahkan bahwa kurikulum yang diintegrasikan ke SIAPKerja dirancang agar relevan dengan kebutuhan riil industri saat ini.

Baca juga  Ini Tips dari Honda – DAW Saat Membonceng Anak

 

Kerja sama yang ditargetkan mampu memberdayakan 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan ini akan berlaku hingga tahun 2029 dengan evaluasi berbasis data berkala setiap enam bulan. (gracey)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *