MANADO, 17 JUNI 2025 – Mendorong perluasan akseptasi dan edukasi sistem pembayaran digital, khususnya di kalangan generasi muda, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPwBI Sulut) bersinergi dengan dua kegiatan strategis yang digelar di Manado, yaitu Pemilihan Putera Puteri Antinarkoba 2025, dan Kejurnas Karate Sulut Open memperebutkan Piala Gubernur, yang digelar belum lama ini.
Dukungan KPwBI Sulut di kedua kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan pesan kebijakan strategis mengenai pentingnya penggunaan sistem pembayaran digital yang aman, efisien, dan inklusif, salah satunya melalui pemanfaatan QRIS. “Kami melihat generasi muda, khususnya Gen Z di Sulut, sebagai segmen yang sangat potensial dalam mendorong transformasi digital.

Oleh karena itu, sinergi pada kegiatan-kegiatan ini menjadi bagian dari strategi komunikasi kebijakan Bank Indonesia agar semakin dekat, relevan, dan membumi di kalangan anak muda,” ujar Analis Yunior KPwBI Sulut, Tasyafa Aleysa dalam siaran pers yang diterima MANADONES belum lama ini. Dalam ajang Putera Puteri Anti Narkoba, KPwBI Sulut membekali para finalis dengan edukasi mengenai manfaat QRIS, perlindungan konsumen, dan Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Selanjutnya para finalis membuat edukasi melalui konten di media sosial.
KPwBI Sulut juga memberikan penghargaan kepada finalis favorit pilihan masyarakat yang memperoleh suara terbanyak melalui QRIS, serta kategori BI-STARS untuk finalis dengan konten edukasi terbaik. Pada kegiatan ini tercatat sekitar 50.000 transaksi QRIS dan sekitar 35.000 views dari masyarakat. Sementara itu, dalam Kejurnas Karate Sulut Open, KPwBI Sulut mendorong penggunaan QRIS melalui pendaftaran menggunakan QRIS dan membuat voting atlet favorit pilihan masyarakat melalui transaksi QRIS. Pada kegiatan ini tercatat sekitar sekitar 45.000 transaksi QRIS. (gracey wakary)





