MANADO, 6 MEI 2026 – Pascakejadian di kawasan kargo Bandara Sam Ratulangi Manado, sore kemarin.
Maka aktivitas bandara andalan Nyiur melambai ini, telah kembali berstatus hijau atau normal, dimana operasional kedatangan dan keberangkatan pesawat kembali berjalan tanpa ada kendala. Ini diterangkan dalam siaran pers yang diterima MANADONES siang tadi dari PT Angkasa Pura Indonesia (API) Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado.
Dalam siaran pers disebutkan bahwa, kejadian penemuan alat kalibarasi yang terdeteksi oleh alat pemeriksa barang yang melalui area kargo, Explosive Trace Detector (ETD), sebagai alat pemicu ledakan alias bom, telah ditangani tuntas sesuai prosedur oleh aparat keamanan dalam hl ini adalah Brimobda Polda Sulut
“Kami segera mensterilkan area kargo dan memasang garis pengamanan (security line). Kami juga berkoordinasi langsung dengan Komandan Lanud Sam Ratulangi dan pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” ujar General Manager Injourney Airport Kantor Cabang Bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko (Oki), sambil menambahkan alat kalibrasi yang bukan bom ini tetap dibawa oleh pihak Brimob untuk dilakukan pengecekan lanjutan guna memastikan keamanan secara menyeluruh.
Oki menegaskan juga bahwa sebagai langkah antisipasi lanjutan, kami telah melakukan penyisiran di seluruh area bandara serta meningkatkan pemeriksaan terhadap kendaraan dan barang yang masuk ke bandara. Dia juga memastikan bahwa seluruh jadwal penerbangan tidak terganggu dan berjalan sesuai jadwal. Pihaknya berkomitmen untuk terus memprioritaskan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jasa bandara. (gracey wakary)





