MANADO, 5 MEI 2026 – Aktivitas di Terminal Kargo Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, pada sore tadi sempat tegang.
Pasalnya, dalam area kargo bandara, ditemukan paket kiriman yang diduga sebagai bahan peledak. Ini berdasarkan pengamat petugas saat paket tersebut melewati pemeriksaan X-Ray di terminal kargo. Dalam keterangan tertulis GM PT Angkasa Pura Indonesia (API) Cabang Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Purwoko dijelaskan saat paket melewati alat X-Ray, alat tersebut memberikan tanda sebagai benda yang terdeteksi sesuai visualnya, sebagai bahan berbahaya dan mudah meledak.
Menanggapi laporan tersebut, pihak otoritas bandara dan API Bandara Sam Ratulangi segera melakukan langkah proteksi sesuai prosedur keamanan penerbangan. “Kami langsung melakukan koordinasi cepat dengan Dan Lanud Sri, serta Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Utara untuk menindaklanjuti temuan tersebut,” terang Radityo.
Dan, melalui pemeriksaan dari tim m penjinak bom (Jibom) dari Satbrimob Polda Sulut yang langsug ke lokasi dengan melakukan pemeriksaan teknis dan evakuasi sesuai SOP, petugas memastikan bahwa benda mencurigakan tersebut bukanlah bahan peledak. “Setelah dilakukan pemeriksaan teliti, didapati bahwa barang tersebut merupakan rangkaian rakitan alat kalibrasi perkapalan,” tambah GM.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi Terminal Kargo Bandara Sam Ratulangi telah dinyatakan aman dan beroperasi secara normal. Pihak keamanan tetap mengimbau para pengguna jasa logistik untuk memastikan manifes barang sesuai dengan isi paket guna menghindari kesalahpahaman serupa di masa mendatang. (gracey wakary)





