MANADO, 5 MEI 2026 – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa Gunung Awu di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, saat ini berada pada Tingkat Aktivitas Level II atau Waspada.
Berdasarkan pengamatan periode 4 Mei 2026, tercatat adanya peningkatan signifikan pada aktivitas kegempaan vulkanik dangkal di gunung setinggi 1.320 mdpl tersebut. Dalam laporan periodik yang disusun oleh petugas pos pengamatan, Subandrio K. Puyo, tercatat sebanyak 74 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo berkisar antara 5 hingga 48 mm dan durasi 6 hingga 16 detik. Selain itu, terekam pula 4 kali gempa Vulkanik Dalam dan 34 kali gempa Tektonik Jauh.
Secara visual, gunung api ini terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, mencapai ketinggian 20 hingga 200 meter di atas puncak kawah. “Cuaca di sekitar gunung terpantau cerah hingga berawan dengan angin bertiup lemah ke arah selatan. Suhu udara berada pada kisaran 20-31 derajat Celsius,” tulis Subandrio dalam laporan resminya, Senin (4/5/2026).
Merespons kondisi tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat dan wisatawan. Warga dilarang keras melakukan aktivitas atau mendekati area dalam radius 3 kilometer dari kawah puncak Gunung Awu. Pemerintah setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya. (vero)





