MANADO, 8 AGUSTUS 2025 – Pada ajang North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2025, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) juga menghadirkan delapan both menarik.
Dalam gelaran ajang BI untuk memperkenalkan potensi potensi menarik bagi dunia investasi, yang digelar pagi tadi di Hotel Luwansa, ada yang unik dari yang diperkenalkan ke public, yaitu both BI dengan menghadirkan mata uang kartal kertas uncut atau tidak dipotong mulai dari Rp1000, Rp2000, Rp5.000, Rp10.000, Rp50.000 hingga Rp100.000.
Para undangan ajang ini bisa memiliki mata uang kartal kertas uncut ini hanya dengan melakukan transaksi menggunakan QRIS Cross Border. Dimana aplikasi pembayaran digital andalan Indonesia ini akan dikonversi ke nilai mata uang tiga negara yaitu Bath Thailand, Ringgit Malaysia dan Dolar Singapura.
Seperti untuk pembelian 4 uang kartal kertas uncut dengan nominal Rp10.000, MANADONES menggunakan QRIS (dari Brimo) dengan mengambil pembayaran untuk area Singapore, hasilnya pembayaran berhasil. “Jadi disini, kami kembali mengingatkan bahwa QRIS kini bisa digunakan sebagain besar negara yang ada di ASEAN,” jelas salah satu Deswita salah staf BI KPw Sulut yang melakukan penjagaan di area both ini.
Alhasil, both ini jadi salah satu both yang paling ramai dikunjungi. “Ini juga unik karena rupiahnya tidak dipotong,” tambah Muh Didi salah satu undangan dari Pertamina Geothermal Lahendong. (gracey wakary)





