Manfaat JKM dari BPJS Ketenagakerjaan Sulut Banyak Digunakan untuk Pendidikan

MANADO, 27 FEBRUARI 2026 – Manfaat program BPJS Ketenagakerjaan di Sulawesi Utara (Sulut), terbukti menjadi instrumen penting dalam mencegah munculnya naiknya angka kemiskinan baru di daerah ini.

 

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil survei internal terhadap ahli waris penerima Jaminan Kematian (JKM) tahun 2025, dana santunan tersebut memberikan dampak nyata pada keberlangsungan ekonomi keluarga. Data menunjukkan bahwa 34,21% santunan digunakan oleh ahli waris untuk kebutuhan sekolah anak, sementara 26,32% dialokasikan untuk membuka usaha baru yang turut membantu mengurangi pengangguran terbuka.

Baca juga  Rakorwil BI Sulampua Ungkap La Nina Pengaruhi Inflasi

 

“Sebesar 18,41% digunakan untuk membayar hutang, yang artinya mencegah keluarga terjatuh ke dalam jurang kemiskinan ekstrem setelah kehilangan tulang punggung keluarga,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Manado, dr. Maulana Anshari Siregar.

 

Secara keseluruhan, BPJS Ketenagakerjaan Sulut telah membayarkan klaim jaminan sosial sebesar Rp520,7 miliar selama tahun 2025. Dari angka tersebut, santunan kematian (JKM) menyentuh angka Rp85,2 miliar untuk 2.693 kasus. Maulana memastikan bahwa ke depan, proses klaim akan terus dipermudah agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat. “Jaminan sosial bukan sekadar administrasi, tapi investasi perlindungan untuk masa depan pekerja dan keluarganya,” pungkasnya. (gracey)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *