MANADO, 15 JUNI 2026 – Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (API) Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, sukses mengawal kelancaran alur kepulangan ratusan jemaah haji asal Sulawesi Utara (Sulut).
Penerapan skema pelayanan khusus pada Minggu (14/6/2026) memastikan proses debarkasi berjalan aman, tertib, dan nyaman. Diterangkan oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, persiapan matang telah digodok jauh-jauh hari dengan melibatkan koordinasi menyeluruh antarpemangku kepentingan lintas instansi.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan secara matang jauh sebelum kedatangan jemaah haji. Koordinasi dilakukan secara menyeluruh bersama seluruh pemangku kepentingan terkait, mulai dari instansi pemerintah, maskapai penerbangan, otoritas bandara, petugas keamanan, hingga unsur pelayanan darat. Fokus kami adalah memastikan seluruh proses berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi para jemaah,” papar pria yang akrab disapa Oki tersebut.
Guna mendukung kelancaran arus kedatangan, pihak bandara mengaktifkan skema operasional khusus yang mengatur beberapa titik krusial penanganan penumpang. “Kami menyiapkan skema pelayanan khusus yang mencakup penanganan penumpang, pengelolaan bagasi, pengaturan alur kedatangan, hingga koordinasi transportasi lanjutan bagi jemaah. Seluruh proses berlangsung dengan baik berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat. Kami bersyukur dapat mendukung kepulangan jemaah haji Sulawesi Utara dengan pelayanan yang optimal,” tambah Oki.
Pada operasional hari Minggu, bandara melayani dua penerbangan penting dari maskapai Lion Air yang transit melalui Balikpapan. Penerbangan pertama (JT 3664) mendarat pukul 09.45 WITA membawa 193 jemaah, dan penerbangan kedua (JT 3668) mendarat pukul 15.00 WITA dengan 192 jemaah. Sinergi yang kuat antara otoritas bandara, Pemprov Sulut, dan panitia penyelenggara memastikan pemulangan sisa jemaah pada Kloter 6 berikutnya dapat terus difasilitasi dengan standar pelayanan terbaik. (gracey)





