MANADO, 7 MEI 2026 – Gunung Awu yang terletak di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, saat ini berada pada Level II (Waspada).
Berdasarkan laporan aktivitas terbaru periode Rabu (06/05/2026), tercatat adanya peningkatan aktivitas kegempaan dan visual yang mengharuskan masyarakat untuk tetap siaga.
Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Awu, Didi Wahyudi Pernama Putra Bina, melaporkan bahwa secara visual gunung setinggi 1320 mdpl tersebut terpantau jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, mencapai ketinggian hingga 100 meter di atas puncak.
Dalam kurun waktu 24 jam, instrumen PVMBG merekam aktivitas kegempaan yang cukup tinggi, di antaranya 11 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan durasi hingga 14 detik, lalu ada sekali gempa Vulkanik Dalam, diikuti 30 kali gempa Tektonik Jauh dengan durasi panjang mencapai 436 detik.
Kondisi meteorologi di sekitar puncak terpantau berawan dengan suhu udara berkisar antara 25-30 °C. Angin bertiup lemah ke arah barat daya dengan kelembaban udara mencapai 78%.
Menanggapi status Waspada tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan beberapa rekomendasi utama bagi keamanan warga berupa adanya Radius Steril, dimana masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas apa pun dalam radius 3 kilometer dari kawah puncak Gunung Awu.
“Diimbau warga diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya mengenai aktivitas gunung api. Semua instruksi harus merujuk pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe,” terang dalam rilis yang diterima MANADONES. (gracey)





