BMKG: Gempa 6,9 Magnitudo di China tak Picu Tsunami di Indonesia

Ilustrasi - Seismograf mencatat gempa bumi. (ANTARA/Chatgpt/int)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

 

JAKARTA, 23 OKTOBER 2026 (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,9 yang mengguncang wilayah Nagqu, China, tidak berdampak dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami di Indonesia.

 

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto di Jakarta, Jumat, mengatakan gempa tersebut terjadi pada Kamis (22/10) pukul 21.33.39 WIB, dengan episenter di darat pada koordinat 32,36 derajat Lintang Utara dan 93,74 derajat Bujur Timur. Lokasi gempa berjarak sekitar 183 kilometer timur laut Nagqu, China, pada kedalaman 10 kilometer.

Baca juga  Senin Ini Harga Emas Antam Naik Rp30.000 jadi Rp2,803 Juta/gr

 

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menyatakan gempa dangkal tersebut dipicu aktivitas penyesaran di zona graben Dataran Tinggi Tibet. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan turun. Hingga pukul 22.15 WIB, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

 

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta memastikan informasi resmi mengenai gempa bumi dan tsunami hanya diperoleh melalui kanal komunikasi terverifikasi milik BMKG seperti akun media sosial @infoBMKG, laman www.bmkg.go.id, atau aplikasi seluler resmi.

 

 

Oleh M. Riezko Bima Elko Prasetyo

Editor : Abdul Hakim

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *