MANADO, 25 OKTOBER 2026 – Kontingen Sulawesi utara (Sulut), mampu membuktikan diri sebagai yang terbaik di Indonesia pada Indonesia’s Horse Racing (IHR) Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri II Tahun 2026.
Di ajang yang digelar di Pacuan Kuda Tompaso, Minahasa kemarin, Sulut kembali mengumpulkan nilai terbanyak. Dimana dalam ajang prestisius ini, kontingen Sulut tampil terbaik dengan menyisihkan 13 provinsi lainnya, dari 10 kelas yang dilombakan, Sulut mampu meraih 91 poin.
Sebelumnya pada Kejurnas Seri I di Pangandaran, Jawa Barat pada, 26 Juli 2026, Sulut hanya mengumpulkan 58 poin. “Dengan demikian total nilai diperoleh Sulut dari Seri I dan Seri II adalah 149, sehingga Sulut tampil sebagai juara Kejurnas ke-60 Pordasi tahun 2026,” ujar Ketua Umum PP Pordasi, Aryo Djojohadikusumo.
Aryo Djojohadikusumo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya ajang nasional ini.
Dia mengatakan, kedatangannya ke Sulawesi Utara salah satunya adalah untuk menghubungkan langsung potensi joki serta performa kuda pacu lokal yang selama ini menjadi tulang punggung olahraga berkuda di Indonesia. Menurutnya, sebagian besar kuda unggulan yang bertanding di berbagai daerah sebenarnya berasal dari hasil pembiakan peternak lokal Minahasa.
“Karena meskipun yang hadir 14 provinsi, 2/3, lebih dari 60 persen kuda yang hadir di sini tuh semua kelahiran Tompaso, kelahiran Sulawesi Utara,” ujar anak dari Hashim Djojohadikusumo ini. Selain itu, dia juga mengatakan, ke depannya, sebagai Ketua Umum Pordasi tidak mungkin bisa sukses tanpa memberikan dukungan yang luar biasa kepada para peternak, para pemilik, dan yang punya kandang kuda di Sulawesi Utara.
Langkah Pordasi untuk memajukan industri olahraga ini mendapat sambutan hangat dan sinergi yang kuat dari pemerintah daerah setempat. Dukungan penuh ditunjukkan langsung oleh Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, beserta jajaran pemerintah kabupaten.
Antusiasme masyarakat yang tinggi dan pemangku kepentingan dalam kejurnas kali ini juga berdampak positif pada ekosistem ekonomi olahraga.Tren positif terlihat dari melonjaknya nilai pasaran kuda pacu serta hadirnya para pemilik kuda baru di Indonesia.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang juga hadir langsung di ajang ini menyampaikan apresiasi kepada para atlet Sulut, yang berhasil meraih gelar juara umum. Ke depannya pengembangan olahraga berkuda akan terus dikembangkan. “Sulawesi Utara juara umum, meraih Piala Presiden. Olahraga berkuda di Sulut akan terus dikembangkan,” ujar Yulius Selvanus. (graceywakary)





