LIKUPANG — Kondisi cuaca yang kurang bersahabat dengan warga kepulauan alias gelombang tinggi, tidak menyurutkan langkah kakak beradik Rumumpe, Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dan Daniel Mathew Rumumpe (DMR), untuk tetap membawa bantuan mereka ke tiga desa yang ada di Pulau Talise.
Dalam data yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara (Sulut), tinggi gelombang di Sulut dan daerah Kepulauan nya mencapai 3,5 meter. Namun, rombongan kakak beradik yang juga duduk sebagai wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), tetap melakukan perjalanan dengan menyeberang lautan, untuk membawa kebutuhan pokok warga dan pelindung dari corona virus disease 19 alias C-19, masker kain. “Ini bantuan kami dan kami yakin ini dibutuhkan warga. Pendemi memaksa mereka tidak bisa total dalam bekerja, dan imbasnya adalah dapur. Awalnya saya sempat ketakutan saat harus melewati laut yang bergelombang. Namun kini saya sudah terbiasa,” ungkap SGR yang akan maju sebagai Bupati Minut di Pilkada ini. Dia juga menyebut warga kepulauan adalah warga yang sangat terdampak karena virus yang telah menjadi wabah ini. Kedatangan dua wakil rakyat SGR dan DMR, disambut antusias oleh warga di tiga desa yaitu Desa Kinabuhutan, Desa Wawunian dan Desa Airbanua kecamatan Likupang barat. DMR sendiri tidak segan untuk membawa langsung paket bantuan kebutuhan pokok keluarga berupa beras, ikan kaleng, mie instan, peci, kerudung dan masker serta handsanitizer, tidak ketinggalan dana tunai langsung. “Ini jumlah nya tidak seberapa, tapi kami berharap bisa ikut meringankan beban sauadara saudara sekalian,” kata SGR, sembari menyebut diri akan terus membantu selama masa pendemi C-19 masih berlangsung. “Saya juga minta, mari kita putuskan rantai penyebaran virus, dengan patuh pada himbauan pemerintah, mulai dari diam di rumah, menggunakan masker saat keluar rumah, mencuci tangan dan jaga jarak,” tuturnya.
Beberapa warga pun terlihat tidak mau ketinggalan momen dengan berfoto bersama dengan duo kakak beradik ini lengkap dengan bantuan yang mereka terima. “Kami tidak akan melupakan kalian,” ungkap beberapa warga.
SGR sendiri tampak menikmati sambutan kekeluargaan dari warga desa yang penuh keterbatasan, beberapa kali terlihat SGR melayani tanya jawab warga dengan penuh rasa antusias. “Kami wakil rakyat dan kami juga harus ada pada rakyat, membantu dan mendukung mereka disaat saat seperti ini. Dilarang lelah,” tegas DMR.
Aksi sosial pribadi ini pun berakhir menjelang sore, terlihat duo Rumumpe yang tak lain adalah putra dan putri orang nomor satu di Minut tetap semangat dan tidak lelah melakukan aksi sosial ini. Bravo. (graceywakary)





