OJK Sulutgo Soroti Kesenjangan Kredit Sektor Pertanian di Minut

MANADO, 12 MARET 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan, untuk lebih aktif menyalurkan pembiayaan ke sektor pertanian di Minahasa Utara.

 

Bacaan Lainnya

Ini diungkap Kepala OJK Sulawesi utara dan Gorontalo (Sulutgo) Robert HP Sianipar, dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang digelar Pemkab Minahasa utara dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Sulut pada (10/3) lalu di Sentra Hotel Manado, Airmadidi

Baca juga  Kerajinan Tangan Khas Minut ke Kriyanusa 2019

 

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut Renold Asri (kanan), Sekda Minut Novly Wowiling (tengah) dan Kepala OJK Sulutgo Robert H.P. Sianipar (kiri).

Dimana penyaluran kredit di Minut belum sepenuhnya mencerminkan struktur ekonomi setempat. Meskipun sektor pertanian memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB, pembiayaan masih lebih banyak disalurkan ke sektor lain, seperti perdagangan dan sektor nonproduktif. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi sektor ekonomi unggulan daerah dengan dukungan intermediasi keuangan yang tersedia.

 

Selain itu, preferensi penyaluran kredit LJK juga dipengaruhi oleh karakteristik risiko usaha, di mana sektor dengan risiko lebih rendah dan arus kas lebih stabil cenderung lebih mudah memperoleh pembiayaan dibandingkan sektor pertanian yang rentan terhadap faktor musim, ketidakpastian produksi, dan fluktuasi harga komoditas. “Oleh sebab itu, dibutuhkan penguatan kapasitas dan ekosistem usaha serta dibarengi peningkatan literasi keuangan agar menjadi lebih bankable dan menarik bagi lembaga pembiayaan,”ujar Kepala OJK Sulutgo Robert Sianiapar.

Baca juga  BNN RI Musnahkan Ratusan Kilogram Sabu, Ganja, dan Ribuan Pil Ekstasi

 

Diungkap juga karakteristik risiko pertanian yang rentan terhadap cuaca dan fluktuasi harga. Sebagai solusi nyata, acara diakhiri dengan penyerahan simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku UMKM serta program Simpanan Pelajar (SIMPEL) untuk meningkatkan literasi keuangan sejak dini. (gracey)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *