MANADO, 29 MEI 2026 – Lagi lagi, realme menggebrak pasar smartphone kelas menengah (entry-to-mid range) di Indonesia terutama di Kota Manado.
Kali ini hadir dengan lini terbaru si C100 yang mengusung jargon sebagai “ponsel tangguh” karena memiliki dua nilai jual utama yang jarang ditemukan di kelasnya yaitu daya tahan baterai super besar dan bodi bersertifikasi standar militer. Menurut Krisva Agnieszca dari realme Indonesia series c100 ini menyasar pada para mahasiswa. “Kami ingin para mahasiswa nyaman dengan Hp yang mamou menjawab kebutuhan mereka, terutama pemakaian yang gunakan baterei yang lama, tanpa harus terus-menerus bergantung pada isi ulang daya atau charging,” katanya.
Si baterai “Badak” 8.000 mAh ini, bisa menjadi Power Bank, dan diklaim hampir dua kali lipat kapasitas smartphone standar saat ini beredar dipasaran. Realme juga mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga dua hari penuh untuk penggunaan normal, atau hingga 24 jam nonstop hanya untuk menonton video.
Untuk mengimbangi kapasitasnya yang besar, realme menyematkan teknologi pengisian daya cepat 45 Watt Fast Charging. Selain itu, terdapat fitur reverse wire charging, yang memungkinkan realme C100 berubah fungsi menjadi power bank darurat untuk mengisi baterai perangkat lain menggunakan kabel.
Tidak hanya menang di sektor daya, realme C100 juga dirancang untuk tahan di segala kondisi ekstrem. Menggunakan arsitektur desain ArmorShell Protection, ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi standar militer MIL-STD-810H.
Dengan sertifikasi tersebut, realme C100 diklaim tetap aman dan berfungsi normal meski terjatuh dari ketinggian hingga 2 meter, juga di melakukan underwater photography di kedalaman hingga 6 meter nonairlaut. Melengkapi ketangguhannya, bodi ponsel ini juga dirancang kedap air dan debu, membuatnya aman dari guyuran hujan maupun tumpahan air yang tidak disengaja. (gracey wakary)





