LONDON, 10 JULI 2026 — Panggung Centre Court Wimbledon hari ini, dipadati oleh deretan bintang Hollywood dan tokoh global.
Aktor ternama Benedict Cumberbatch dan akira Knightley, bersama sutradara Baz Luhrmann hingga Pemimpin Redaksi Vogue Anna Wintour, tampak hadir di Royal Box untuk memberikan dukungan langsung kepada petenis muda Inggris, Arthur Fery, dalam laga semifinal bersejarahnya.
Fery yang baru berusia 23 tahun mencatatkan namanya dalam sejarah turnamen SW19 sebagai wildcard kedua sepanjang sejarah yang berhasil menembus babak semifinal All England Club. Prestasi luar biasa ini ia amankan setelah menumbangkan unggulan kesembilan, Flavio Cobolli, dalam tiga set langsung pada hari Rabu lalu. Pada laga semifinal ini, ia menantang petenis unggulan kedua asal Jerman, Alexander Zverev.
Selain dukungan dari para selebritas papan atas, kedua orang tua Fery yang merupakan pasangan multijutawan, Loïc Fery (52) dan Olivia (53), juga hadir di tribun penonton. Meski telah bercerai pada tahun 2022, keduanya tampak kompak memberikan dukungan penuh dari sudut yang berbeda.
Sang ayah, Loïc—seorang manajer dana lindung nilai (hedge fund) kaya raya yang juga pemilik klub sepak bola Prancis hadir didampingi pasangannya, Diana Kyllmann (35), seorang mantan petenis junior Bolivia yang kini menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Goldman Sachs. Sementara sang ibu, Olivia, yang juga mantan petenis profesional Prancis, turut bersorak dari bangku penonton.
Dengan berhasil menembus babak semifinal, Fery dipastikan mengantongi hadiah minimal sebesar sekitar Rp18,6 miliar. Jika berhasil memenangkan laga sore ini dan melaju ke babak final pada hari Minggu, ia berkesempatan membawa pulang hadiah runner-up minimal sebesar £1,8 juta (sekitar Rp37,2 miliar). Kendati demikian, latar belakang keluarganya yang sangat berada membuat aspek finansial bukanlah fokus utama dari perjuangannya.
Petenis yang dijuluki “Cross Channel Fery” karena lahir di Paris namun besar di London ini, diketahui tumbuh di lingkungan elite. Ia menempuh pendidikan di King’s College School yang bertarif £11,940 per semester, yang lokasinya hanya berjarak satu mil dari arena Wimbledon. Ibunya, Olivia, juga merupakan anggota All England Club yang sering mengajaknya berlatih sejak kecil. Namun, Fery menegaskan bahwa dirinya tidak pernah dipaksa untuk terjun ke dunia tenis dan memilih karier ini atas kehendaknya sendiri.
Berkat pencapaian gemilangnya di turnamen Wimbledon tahun ini, peringkat dunia Fery yang sebelumnya berada di posisi 114 dipastikan akan melonjak tajam dan menembus jajaran 100 besar dunia untuk pertama kalinya. (vero)





