Kemlu: D-8 HEI 2026 Difokuskan Memperkuat Rantai Pasok Halal Global

Suasana pameran industri halal dalam acara D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026). /ANTARA/Nabil Ihsan/aa.

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 10 JULI 2026 (ANTARA) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan bahwa D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 yang berlangsung pekan ini difokuskan memperkuat ekosistem produksi serta rantai pasok produk halal di tingkat global.

 

“Tujuan utama D-8 Halal Expo Indonesia adalah mendukung penguatan kerangka rantai pasok halal,” kata Direktur Sosial Budaya dan Kemitraan Strategis Kemlu RI Ary Aprianto dalam taklimat media di Jakarta, Kamis. Ia mengatakan, D-8 HEI 2026 digelar untuk memberi ruang bagi para pemangku kepentingan memperkuat ekosistem sektor halal dari hulu hingga hilir, seperti penyediaan bahan mentah, kawasan industri, logistik, hingga distribusi ke pengguna akhir.

Baca juga  Di Ajang TBCCI BPJS Ketenagakerjaan Raih Enam Penghargaan Bergengsi

 

Agenda tersebut juga diharap dapat mendorong penguatan kerja sama dalam hal penguatan kapasitas dan pelatihan hingga pertukaran teknologi yang dapat memfasilitasi produksi halal, ucap Ary. Direktur di Kemlu RI itu menyoroti salah satu komoditas dengan potensi pengembangan kerja sama di sektor halal adalah gelatin halal, mengingat komoditas tersebut kerap berasal dari sumber yang tak halal meski ada permintaan signifikan dari pasar halal.

 

“Misalnya, dikembangkan gelatin dari limbah ikan, maka agenda ini diharap dapat menarik pendanaan, kemudian mencari usaha yang siap melakukan proses hilirisasi lebih jauh,” kata dia.

 

Ia mengatakan sudah ada penjajakan pengembangan produksi gelatin halal antara pihak Indonesia dengan mitra di Pakistan melalui D-8 HEI kali ini. Ary pun menyebut penjajakan bisnis lainnya telah dibahas antara perusahaan Iran dengan Biofarma dan Universitas Padjadjaran, serta antara perusahaan Bangladesh dengan ID Food.

Baca juga  KKP Selamatkan 34 Ekor Paus Pilot yang Terdampar di Rote Ndao

 

Diharapkan pula bahwa pameran halal D-8 tersebut, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan pada keketuaan Indonesia di D-8 pada periode 2026—2027, dapat menjadi agenda rutin organisasi tersebut ke depannya. “D-8 Halal Expo ini telah menempatkan Indonesia di panggung produk dan jasa halal di tingkat global,” kata Ary, menambahkan.

 

Pameran D-8 HEI 2026 diselenggarakan di Stadion Tenis Indoor Senayan pada 8-12 Juli 2026 dengan menghadirkan pameran dagang dari negara anggota D-8 serta negara mitra lainnya, fasilitasi business matching, hingga diskusi panel dan pertunjukan budaya. Adapun negara-negara D-8 juga sudah menetapkan target perdagangan internal senilai 500 miliar dolar AS (sekitar Rp9 kuadriliun) pada 2030.

Oleh Nabil Ihsan

Editor : Azis Kurmala

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *