180 Polwan Jaga Demo Omnibus Law di Gedung Rakyat DPRD Sulut

MANADO — Sebanyak 180 Polwan Polda Sulut, sejak pagi tadi diturunkan di Kantor DPRD Sulawesi utara (Sulut), untuk mengamankan unjuk rasa penolakan atas disahkannya Undang undang Omnibus Law.

Para wanita hebat ini, menjadi negoisator dan tameng kantor rakyat yanga ada di Kairagi agar tidak dirusak dari oknum oknum penyusup yang tidak bertanggungjawab dalam demo yang dikuti oleh 500 warga yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Kota Manado.

Bacaan Lainnya
Baca juga  Kapolda Sulut Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila secara Virtual

Dari pantauan MANADONES di lapangan, hujan deras tidak membuat para Polwan angkat kaki atau mencari tempat berteduh menghadapi demo ini. Dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abast, para personil Polwan dari berbagai Fungsi memang sengaja diturunkan dalam aksi unjuk rasa ini untuk menjadi tim negosiator. “Mereka hadir untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa, agar para pendemo tidak bertindak anarkis. Dan hingga bubar, aksi unjuk rasa tetap berlangsung damai,” ujar Abast, sambil menyebut AKBP Nonie Sengkey sebagai pimpinan para Polwan saat mengantisipasi dan mencegah kekacauan dalam demo ini. Pamen Polda berdarah Nusa utara ini pun meyebut selain para Polwan, Polda juga menurunkan tim Brimobda, Sabhara dan tim dari Polres Manado serta Polsek Mapanget.

Baca juga  CR7 Isolasi Lima Hari di Mansion Mewah Sebelum Debut dengan MU

Kehadiran para Polwan sendiri terbukti mampu meredam massa melakukan pengrusakan dan kekacauan di gedung rakyat ini. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *