Liputan Khusus
MANADO, 10 FEBRUARI 2022 – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), hari ini resmi mewisuda 1.359 mahasiswa dan mahasiswi, yang telah menyelesaikan tugas belajar nya di Perguruan tinggi berperingkat 29 nasional ini, dalam puncak sidang terbuka senat pagi tadi.
Wisuda periode ketiga tahun akademik 2021/2022 ini, digelar dengan menggunakan dua metode yaitu wisuda terbuka yang terbatas dengan menggunakan protokol Kesehatan ketat Covid –19 atau offline di Gedung Auditorium Unsrat, dan wisuda secara online dengan menggunakan zoom meeting.

Rektor Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA dalam sambutannya menyebutkan rasa bangganya, atas keberhasilan para wisudawan menyelesaikan semua proses di Unsrat dengan baik.
“Ini sebuah kebanggaan. Gelar yang kini disandang para wisudawan kini, adalah sebuah kesempatan untuk semakin mengenal siapa diri kalian sebenarnya. Namun ini, tidaklah cukup, tetapi dengan pencapaian ini maka hari esok harus lebih baik daripada hari ini,” kata Rektor Unsrat yang hadiri langsung ini dihadapan para peserat wisuda secara offline di Gedung Auditorium.
Dia juga berharap, para sarjanan baru ini mampu mendukung proram pemerintah dalam pembagunan. “Jadilah yang terbaik, karena Unsrat dikenal mampu melahirkan para pemikiri dan pekerja serta pembuka lapangan pekerjaan. Mari jadikan Indonesia makin baik melalui kemampuan yang telah terasah di Unsrat,” tambah rektor.

Dari data yang dikelaurkan para wisudawan Unsrat ini terdiri dari 1.176 untuk S1, 58 untuk gelar magister S2, delapan gelar sebagai doktor dan 128 profesi, serta program pendidikan dokter spesialis (PPDS) sebanyak 25 wisuda.
Beberapa wisudawan, yang ditemui MANADONES mengaku amat bahagia, bisa menyelesaikan program studinya dengan baik dan lulus dengan predikat cumlaude.
“Sangat bangga, saya bisa menyelesaikan studi, diwisuda hari ini, dan kini memiliki gelar Sarjana Hukum. Ilmu yang saya dapat akan saya jabarkan ke masyarakat, dan berharap juga bisa berguna untuk daerah,” kata Steve Walintukan.
Senada juga diungkapkan oleh Rafi Herlambang yang kini menggunakan gelar Sarjana Kedokteran aatau Sked nya. “Ini pencapaian saya, dan saya bangga bisa menyelesaikan di Unsrat,” sebutnya, seraya menyebutkan target mencapai dokter akan dilakukannya di Unsrat.
Wisuda ini menjadi wisuda pertama di tahun 2022, dan Unsrat sendiri kini telah menetapkan akan tetap menggelar kegiatan kuliahnya dengan meniadakan tatap muka pada sebagaian program ilmu yang ada. (graceywakary)





