76 Tahun Peristiwa Merah Putih di Manado dan Tomohon tanpa Upacara

MANADO, 14 FEBRUARI 2022 — Peringatan 76 tahun, keberhasilan para pejuang Manado dan Minahasa saat merebut Markas Belanda dan mengibarkan Merah Putih, kini tidaklah dirayakan besar besaran atau diperingati dengan upacara.

Aksi patriot ini, memang dikalahkan dengan kencangnya gaung perayaan yang serba berbau coklat dan merah muda yang akan marak mulai sore hingga malam nanti.

Bacaan Lainnya

Dari pantauan MANADONES, perayaan atau upacara peringatan, untuk aksi Operasi Merah Putih Servius Dumais Wuisan, Bernard Wilhelm Lapian (BW Lapian), Wangko Sumanti dan Charles Choesj Taulu atau yang dikenal dengan Ch Taulu tidak terlihat di perkantoran pemerintah yang ada di Kota Manado.

Baca juga  Andrei Angouw Selalu Ingatkan Perbedaan itu Indah

 

Padahal pada hari ini, 76 tahun lalu, para pemuda berhasil menguasai dan menduduki kantor Belanda di Manado yang ada di Teling (kini jalan 14 Februari). Taulu, Wuisan dan Sumanti bersama pejuang lainnya berhasil  merobek warna biru pada bendera Belanda dan mengibarkan nya menjadi bendera Merah Putih di Markas Belanda (kini menjadi Kodam XIII Merdeka)

Sumanti, kemudian ke Tomohon untuk beraksi juga di Kantor Belanda saat itu. Walau penuh perjuangan mereka juga berhasil mengibarkan Merah Putih di Tomohon.

Aksi para tole Minahasa di jantung Nyiur Melambai, menjadi berita terhangat di dunia internasional, BBC London, surat kabar dari Australia dan Eropa pun ramai menulis dan memberitakan perjuangan ini.

Baca juga  VAP - HR Kunjungi Biara Karmel dan Berbagi Kasih dengan Anak Panti Sayap Kasih

 

Walau hari ini, tidak dirayakan dan diperingati secara besar besaran, namun beberapa veteran yang tergabung dalam Legium Veteran RI (LVRI) Sulut menyebut mereka tetap melakukan pertemuan di kantor LVRI Sulut yang ada di Teling dan upacara singkat. “Ini mungkin karena kondisi yang masih pandemi membuat kami juga sulit untuk melakukan upacara besar besaran,” kata Tumemgkol salah satu pengurus LVRI Sulut, sembari berharap para generasi muda tidak melupakan perjuangan Merah Putih di Manado dan Tomohon ini.(graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *