JAKARTA, 9 MARET 2022 – Untuk, mendorong perusahaan untuk dapat menjalankan operasional secara online dengan pemanfaatan jaringan dan solusi layanan Internet of Things (IoT), maka belum lama ini Telkomsel menjalin kolaborasi dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), pada (7/3) lalu.
Kolaborasi ini, dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama di Jakarta, yang ditandatangani langsung oleh Vice President Area Account Management Telkomsel Yogi Rizkian Bahar, dan Director IWIP Ye Changging.

Dalam rilis media Telkomsel yang dikirim pada MANADONES, disebutkan IWIP memiliki kawasan industri pertama terintegrasi di Indonesia, yang diperuntukkan untuk memfasilitasi proses pengolahan mineral dan produksi komponen baterai kendaraan listrik. Kawasan ini dikembangkan di Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Propinsi Maluku Utara dan telah memulai konstruksi sejak 2018.
Vice President Area Account Management Telkomsel Yogi Rizkian Bahar dalam penandatangan kerja sama ini menjelaskan bahwa upaya ini, untuk mewujudkan komitmen Telkomsel yaitu, terus menghadirkan solusi digital berbasis IoT yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh sektor industri melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.
“Melalui kolaborasi ini kami yakin, dengan dukungan jaringan handal 4G di kawasan IWIP, akan mampu menghadirkan solusi yang lebih luas sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini sehingga kedepannya dapat meningkatkan produktifitas perusahaan,” kata Bahar dalam rilis yang diterima siang tadi.
Dia juga mengungkapkan bahwa hal ini, juga untuk meningkatkan produktifitas perusahaan, Telkomsel menghadirkan solusi Manufacture Go DIGITAL Telkomsel di dalam Business Processnya, yakni Team Plan, Fleet Management dan InTank.
Selain, untuk solusi komunikasi penunjang kelancaran usaha, hadir TeamPlan yang memberikan paket special yang terdiri dari kuota telepon, SMS, Paket Data serta kuota unlimited cloudX yang dapat digunakan oleh karyawan dalam perusahaan.
Kemudian hadirnya, InTank ditegaskkannya akan memberikan perusahaan visibilitas aset likuid secara real-time, seperti kontrol dan monitor aset likuid dengan optimasi suplai, maintenance prediktif, dan insight bisnis, semua dalam satu dashboard dengan berbagai fitur yang meliputi konsumsi pemakaian, waktu operasional mesin, stok asset, lokasi dan peta dan temperature.
“Adapun kolaborasi yang terjalin dengan IWIP, semoga dapat menjadi media dalam mendorong penetrasi pemanfaatan solusi IoT di lintas sektor industri yang lebih komprehensif sehingga mampu meningkatkan penerapan industri 4.0 di Indonesia,” tambahnya. (graceywakary)





