MANADO, 20 OKTOBER 2022 – Pasokan listrik untuk masyarakat Sulawesi utara (Sulut), saat Natal dan Tahun Baru nanti dipastikan aman alias tidak akan mengalami kesulitan pasokan.
Ini, dijelaskan oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum Wijaya Gautama, yang mewakili General Manager PT PLN (Persero) UIW Suluttenggo Ari Dartomo yang berhalangan hadir karena tugas di wilayah Sulawesi Tengah, saat menerima kunjungan kerja (kunker), salah satu anggota DPD RI asal Sulut, Ir Stefanus BAN Liow, pagi tadi.
Dia menyebut bahwa, kondisi listrik surplus 4,31 MW, jadi tidak ada industri dan rumah tangga di daerah ini mengalami kesulitan mendapatkan pasokan listrik. Walau diakuinya, faktor alam dan kendala teknis juga bisa menjadi penyebab terjadi pemadaman listrik, begitu juga di daerah-daerah tertentu seperti diprogramkan PLTS untuk memenuhi ketersediaan energi listik.
Senator Stefa disela sela penjelasan dari manajemen PLN Suluttenggo ini, menyebut bahwa dirinya melakukan fungsi control sebagai wakil rakyat, tentang ketersediaan listrik, serta memastikan ketersediaan energi listrik untuk mendukung daya saing industry, maupun kebutuhan rumah tangga, termasuk dalam menghadapi Hari Raya Nasional Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru Tahun 2023.
Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI ini, menegaskan hingga kini, dirinya masih mendengarkan keluhan, khususnya dari rumah tangga yang belum teraliri listrik, bahkan juga terjadi pemadaman listrik yang berdampak pada kerusakan peralatan/perlengkapan rumah tangga.
Walau begitu, Senator Stefa mengapresiasi PLN Suluttenggo dalam bereaksi cepat mengatasi permasalahan kelistrikan terutama pemadaman akibat kerusakan teknis dan faktor alam serta program-program strategis dan konkrit disekor ketenagakelistrikan di daerah ini.
Tidak ketinggalan Senator Stefa menanyakan implimentasi khususnya di Sulut terkait Inpres Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan kendaraan bermotor berbasis listrik. Mengenai teknis pengaplikasian Inpres 7/22, disebutnya sudah ada beberapa Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dan diupayakan penambahan diakhir tahun 2022 dan pengadaan tahun 2023.
“Jadi kunker ini, dalam rangka pengawasan pelaksanaan UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, serta perubahannya dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” urai Senator Stefa, didampingi Kasubag Tata Usaha dan Umum Kantor DPD RI Perwakilan Sulut, Hadi Firdaus bersama Staf Kantor Perwakilan dan Staf Anggota B-100. (graceywakary)





