MANADO, 21 AGUSTUS 2023 – Untuk meningkatkan pemahaman para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Manado, tentang pengelolaan keuangan sekaligus investasi pasar modal, maka pagi tadi digelar Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara,Gorontalo dan Maluku Utara (OJK Sulutgomalut), juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dan PT Phintraco Sekuritas, dimulai dengan penandatanganan Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal kepada 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemkot Manado.
Berdasarkan data KSEI, jumlah investor lokal di pasar modal Indonesia tumbuh signifikan sepanjang tahun 2023. Sampai dengan 31 Juli 2023, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 11.352.476 Single Investor Identification (SID) dan jumlah investor saham sebanyak 4.856.058 SID. “Namun, masih terdapat masyarakat di kota Manado yang terjerat investasi bodong. Oleh karena itu, masyarakat perlu diberikan edukasi pengelolaan keuangan dan investasi pasar modal. Dan program ini merupakan salah satu upaya untuk melindungi ASN Kota Manado sekaligus masyarakat Manado dari penipuan berkedok investasi, dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka di masa depan melalui investasi di pasar modal Indonesia” ujar Direktur BEI Kristian S Manullang didampingi Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Kepala OJK Sulutgomalut Winter Marbun, usai penandatangan kerja sama yang digelar di Aula Pemkot Manado.
Perwakilan BEI Sulawesi Utara (Sulut), disebutnya akan menjalankan program ini secara berkelanjutan hingga mencapai target sebanyak minimal 1.000 ASN di Kota Manado. Program pencanangan ini juga sejalan dengan kampanye “Aku Investor Saham” yang bertujuan untuk mendorong peningkatan jumlah investor, sehingga semakin banyak masyarakat bisa menikmati potensi pertumbuhan pasar modal Indonesia. “Diharapkan, ke depannya sinergi serta kolaborasi antarstakeholders, dapat semakin meningkat dan seluruh pihak dapat berperan secara aktif mengembangkan pasar modal Indonesia,” tambahnya. (graceywakary)





