MANADO, 9 AGUSTUS 2024 – Perguruan Tinggi Vokasi unggulan Nyiur melambai, Politeknik Negeri Manado (Polimdo), dilirik oleh Kedutaan Amerika Serikat (AS) di Indonesia, untuk menjalankan dua program untuk penguatan SDM bagi mahasiswa melalui proyek pendidikan.
Ini dijelaskan oleh Asisten Kebudayaan Konjen AS di Surabaya, Puguh Budi Susetyo saat berkunjung ke Polimdo pagi tadi dan ditemui langsung oleh Yollanda Lagarens yang mewakili Direktur Polimdo, keduanya kemudian bertukar informasi untuk penguatan SDM Polimdo. Pada MANADONES, dosen yang kepakarannya ada di hubungan kerjasama internasional ini menyampaikan, Konjen AS di Surabaya berencana membawa Program Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) dan Program beasiswa Community Engagement Exchange (CEE). “Program-program ini, nantinya akan sepenuhnya didanai oleh AS, dan ini diperuntukkan pada mahasiswa dan dosen di Polimdo. Saat ini mereka dari Konjen sementara memastikan kapasitas dari Polimdo, untuk dua program ini,” ungkap dosen ramah ini.
Seperti diketahui program YSEALI diluncurkan pada tahun 2013, yang merupakan program unggulan pemerintah AS untuk memperkuat pengembangan kepemimpinan dan jaringan di Asia Tenggara, melalui berbagai program dan keterlibatan, termasuk pertukaran pendidikan dan budaya AS, pertukaran regional, dan pendanaan. YSEALI berfokus pada topik-topik penting yang diidentifikasi oleh kaum muda di wilayah ini seperti keterlibatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan sosial, pendidikan dan lingkungan. Program YSEALI meliputi beasiswa profesional ke AS, beasiswa akademik ke AS, lokakarya regional, dan pendanaan hibah. Sementara CEE adalah beasiswa bagi mahasiwa yang sepenuhnya dibiayai oleh Kedutaan Besar AS. (graceywakary)





