MANADO,9 AGUSTUS 2025 – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sulawesi utara (Sulut), pada North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2025 kemarin, memperkenalkan empat kandidat North Sulawesi Investement Challenge (NSIC) yang memiliki potensi menggaet investor luar dalamdan luar negeri.
Diterangkan oleh Kepala BI Kpw Sulut, Joko Supratikto keempat kandidat ini berasal dari empat kabupaten dan kota di Sulut yaitu Kota Manado dengan pengembangan angkutan masal berbasis layanan, dimana ada peluang investasi yang menjanjikan karena memenuhi kebutuhan pasar. Kemudian ada Kabupaten Kepulauan Talaud, yang perairannya kaya dengan potensi perikana seperti tuna dan cakalang. Kota Kotamobagu tidak ketinggalan punya peluang menarik untuk investor kesehatan, daerah ini tampil beda dengan menantikan investor untuk bisa mendorong pusat layanan kesehatan makin baik melalui kehadiran alat hemodialisis dan cardiac cathheterization.
Terahir adalah Kabupaten Kepulauan Sanghe mencari investor untuk pembangunan kawasan perikanan terpadu, pasalnya kawasan ini memiliki izin untuk mengirmkan secara langsung dari pelabuhan Tahuna ke pelabuhan General Santos, Filipina. “Karena jika kita bedah PDRB Sulut, dapat disimpulkan kontributor utama pertumbuhan terletak pada konsumsi rumah tangga dengan pangsa 44% dan investasi dengan pangsa 28%. Dengan investasi yang kontraksi sebesar 1,43% pada triwulan II 2025, maka perlu dilakukan penambahan cakupan proyek dan diversifikasi sektor investasi. Keempat kandidat NSIC2025 ini bisa mendorong PE melalui investasi,” tutur Joko dalam ajang yang digelar di Four Point Hotel Manado. (graceywakary)





