JAKARTA, 2 JUNI 2026 (ANTARA) – Aryna Sabalenka kembali mengalahkan Naomi Osaka untuk ketiga kalinya tahun ini pada babak keempat French Open 2026, Selasa WIB, untuk melaju ke perempat final Roland Garros.
Kemenangan 7-5, 6-3 atas Osaka membawa Sabalenka ke perempat final Grand Slam ke-14 berturut-turut. “Semua orang yang saya lawan di turnamen ini melakukan pukulan drop shot. Jelas dia yang paling keras pukulannya,” kata Sabalenka seusai pertandingan dikutip dari WTA.
Sebagai satu-satunya petenis yang tersisa dalam undian yang telah bertanding setidaknya satu final Grand Slam, Sabalenka akan memiliki keunggulan dalam hal pengalaman pada babak selanjutnya. Ia akan menghadapi unggulan ke-25 Diana Shnaider, yang memastikan perempat final Grand Slam pertamanya dengan kemenangan tiga set atas unggulan ke-19 Madison Keys.
Osaka memenangi dua gim pertama pertandingan saat Sabalenka kesulitan untuk memulai. Lima kesalahan sendiri — termasuk kesalahan ganda pada break point — memberi Osaka keunggulan awal. Unggulan teratas dengan cepat mengatasi hal itu. Dua pukulan forehand membantu mengamankan break, dan ia melaju dengan servisnya yang kuat.
Sabalenka memuji performa servisnya, yang menghasilkan 12 ace dan memenangi 83 persen poin dari servis pertamanya, yang menjadi performa terbaiknya di Grand Slam lapangan tanah liat tersebut. Baik Sabalenka maupun Osaka mencetak lebih banyak winner daripada kesalahan sendiri, dengan petenis No.1 dunia itu mencetak 39 winner dibandingkan 20 winner milik Osaka.
Sebagai salah satu dari dua pemain yang tersisa di lapangan yang belum kalah satu set pun, Sabalenka tidak pernah mengendurkan permainannya dalam pertandingan. Mentalitas itu juga meluas di luar lapangan pertandingan, karena dia tidak terganggu oleh kejutan di Roland Garros baik di sektor putra maupun putri.
Setelah hampir meraih gelar French Open pertamanya 12 bulan lalu, Sabalenka sepenuhnya fokus untuk menyelesaikan tugasnya tahun ini. Saya sebenarnya tidak terlalu banyak berpikir, saya mampu memisahkan diri dari apa yang terjadi tahun ini di Roland Garros. Saya sudah berpengalaman. Apa pun bisa terjadi. Itulah tenis. Itulah olahraga, bukan?” kata Sabalenka.
“Saya hanya mencoba, sekali lagi, untuk fokus pada diri sendiri dan memastikan bahwa ketika saya berkompetisi di sana, saya memberikan yang terbaik yang saya miliki, dan saya berjuang, dan melakukan segala yang saya bisa untuk mendapatkan trofi ini,” ujar dia melengkapi.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Gilang Galiartha





