MANADO, 3 SEPTEMBER 2025 – Gunung api Soputan yang ada di Kabupaten Minahasa tenggara (Mitra), dan Gunung Ruang yang ada di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), masih berstatus level II atau waspada.
Untuk itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di di area puncak. Seperti yang di uraikan oleh Penyusun Laporan di Pos Pengamatan Gunungapi Soputan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Steve Stuward Muaja Rotti AMd, pengunjung, wisatawan, pendaki agar tidak beraktivitas di dalam radius 1,5 km dari puncak Soputan.”Dan dalam wilayah sektoral arah barat-baratlaut sejauh 2.5 km yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran,” jelasnya, dalam siaran pers yang diterima MANADONES pagi tadi.
Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas disekitar bantaran sungai yang berhulu di sekitar lereng Soputan juga di rekomendasikan agar mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar terutama ketika musim hujan. Disebutkan bahaya lahar dingin,karena ada beberapa sungai seperti Sungai Ranowangko, Lawian, Popang dan Londola Kelewahu, yang bisa membawa lahar ini. Hal yang sama, pada Gunung Ruang, dimana masyarakat juga diminta waspada dan tidak berada dalam radius 2 km dari pusat kawah aktif.
“Masyarakat yang berada di luar radius 2 km dari G. Ruang diharap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang erupsi Ruang dan tetap mengikuti perkembangan aktivitas Ruang melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore atau melalui website https://magma.esdm.go.id, Website PVMBG https://vsi.esdm.go.id dan Website Badan Geologi https://geologi.esdm.go.id serta media sosial PVMBG (Facebook, Twitter, dan Instagram @pvmbg_), jelas penyusun laporan Pos Pengamatan Gunungapi Ruang,Tommy Marbun AMd.(aubrey)





