MANADO, 9 September 2025 – Herman Mandagi, yang kini dikenal sebagai pelatih atletik Sulawesi utara (Sulut), pagi tadi terlihat penuh sumringah.
Pasalnya, dia bersama delapan atlet putra asal Sulut, yang juga memiliki prestasi mentereng hingga internasional seperti Jeffry Pontoh dari cabang olahraga karate, Eddy Manoppo dari bridge, J Maramis atlet dan pelatih renang disabilitas, alm Billy Makal dari NPC, alm Adrianus Taroreh dari tinju, alm Hengky Lasut dari bridge, alm Theo Mandagi dari terjun payung dan alm Edison Areros dari tinju, didaulat sebagai penerima penghargaan langsung dari Gubernur Sulut Yulius Selvanus di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Manado, pada Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional. “Sebuah kebanggaan mendapatkan sertifikat ini dari gubernur dan wakil gubernur, kami mantan atlet merasa dihargai,” ungkap peraih dua medali emas Sea Games 1987 di Jakarta pada nomor lari gawang 400 meter putra dan lari 400 meter putra.
Dia pun berharap dukungan Gubernur Yulius Selvanus pada dunia olahraga Sulut bisa segera terealisasi. “Banyak tempat latihan atlet atlet junior yang sangat membutuhkan dukungan dan polesan, dari pembangunan Sulut. Lintasan lari atletik pun kini butuh dukungan, kerusakan fasilitas utama pendorong prestasi butuh segera diperbaiki,” ungkap Mandagi yang juga menjadi juri dari cabang olahraga Modern Pentathlon Indonesia (MPI). (gracey wakary)





