Festival Tuna 2025 Makin Luar Biasa

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Tengah dan Utara (Sulbagtra), Erwin Situmorang.

MANADO, 13 OKTOBER 2025 – Festival Tuna 2025, resmi ditutup pada Sabtu (11/10) lalu, di kawasan parkir Megamall Manado.

 

Bacaan Lainnya

Ajang tahunan yang masuk di tahun keempat ini, resmi ditutup oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Tengah dan Utara (Sulbagtra), Erwin Situmorang. “Even ini dihadirkan pada masyarakat di Sulut, dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk para pengusaha Ikan Tuna. Kita ingin agar Ikan Tuna menjadi trendmark dari Sulut, ingat Ikan Tuna, ingat Sulut,” kata Situmorang.

 

Baca juga  MSIGHT dari Telkomsel Dihadirkan untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata Indonesia
Gelaran Fashion Show juga hadir saat penutupan, Sabtu lalu di Megamall Manado.

Sebelumnya, Direksi PT Megamas Manado, Amelia Tungka mengungkapkan kegiatan yang telah empat kali digelar ini, juga mengandeng UMKM binaan Kementerian Keuangan yang ada di Sulut, serta menyediakan dan membagikan 2.500 makanan siap saji bermenu Ikan Tuna pada masyarakat, baik yang hadir secara langsung, juga pada anak anak di Panti Asuhan dan para Lansia di Panti Werdha. “Kita berharap kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat agar kita paham bagaimana menjaga keberlangsungan ikan tuna, yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran,” urainya, sambil mengucapkan apresiasi pada EO D,Ghendis yang menjadi penyelenggara ajang ini.

 

Pada penutupan di kegiatan yang telah berlangsung selama 12 hari ini, hadir berbagai macam hadiah langsung yang spektakuler pada para pecinta ikan tuna yang hadir.

 

UMKM juga meramaikan ajang 12 hari ini di Parkiran Megamall Manado.

Ada juga berbagai hiburan mulai dari fashion show, dance competiton, dan pemotongan ikan tuna segar menjadi shasimi yang dibagikan langsung pada warga yang hadir, dan puncaknya dengan special performance dari Coco Lense, Dj Kevin Frangky dan Sixplus.

Baca juga  Yuan Merosot 199 Basis Poin menjadi 7,1795 terhadap Dolar AS

 

Salah satu pengusaha perikanan Sulut yang hadir, Teddy bahwa Ikan Tuna yang ada di perairan Sulut, ditangkap dengan alat tangkap ramah lingkungan, dan telah tersertifikasi Marine Stewardship Council atau MSC. “Ikan Tuna yang telah disertifikasi MSC, harganya lebih mahal, dan kami para pengusaha Bitung berjuang selama 10 tahun untuk dapatkan ini,” tuturnya, yang berharap melalui festival ini, masyarakat makin mencintai dan menjadikan Tuna sebagai salahsatu menu favorit. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *