Generasi Muda Perlu Adaptif dan Inovatif Wujudkan Indonesia Emas

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi berkunjung ke Kantor PT Ajaib Teknologi Indonesia (Ajaib) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2024). (ANTARA/HO-Kemenkominfo)

 

 

Bacaan Lainnya

 

 

 

JAKARTA, 14 MEI 2024 (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengajak generasi muda yang saat ini terdiri atas generasi milenial, generasi Z, bahkan generasi Alpha untuk bisa adaptif dan inovatif di era digitalisasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

“Tidak bisa teknologi dilawan kemajuannya, dihambat juga tidak bisa. Siapa yang mau menghadang kemajuan teknologi, karena itu kita harus optimis. Dan kata kuncinya akhirnya cuma dua kata: inovasi dan adaptasi,” kata Budi saat berkunjung ke Kantor PT Ajaib Teknologi Indonesia (Ajaib) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin kemarin. Budi menyebutkan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah ketiga generasi muda pada saat digabungkan memiliki persentase besar yakni 65 persen. Secara lebih rinci jumlah generasi milenial di Indonesia saat ini mencapai 26 persen dari total populasi, sementara generasi Z sebesar 28 persen, dan generasi Alpha sejumlah 11 persen.

Baca juga  Dirut PKT Rahmad Pribadi Dinobatkan sebagai CEO Terbaik Anak Perusahaan BUMN

 

Dengan jumlah tersebut, Budi berpendapat tentunya generasi muda sebagai sumber daya manusia (SDM) potensial mampu memberikan lompatan besar dari sisi inovasi bagi Indonesia dengan memanfaatkan era digitalisasi. Budi mengatakan saat ini merupakan waktu yang tepat bagi generasi muda mempelajari dan mendalami tren hingga teknologi yang berkembang di era digitalisasi. Hal itu dikarenakan pesona generasi muda Indonesia sebagai talenta digital bahkan telah menarik minat perusahaan-perusahaan teknologi raksasa global untuk berinvestasi pada pengembangannya. Ia mencontohkan yang terbaru seperti Apple dan Microsoft yang menanamkan modalnya untuk mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia. “Jadi mumpung masih sehat, kita semangat, karena Indonesia ini maju cuma bisa modalnya sumber daya manusia seperti kalian-kalian ini,” tambahnya.

Baca juga  Presiden Rilis Aturan Perkuat Proteksi bagi Pekerja yang Terdampak PHK

 

Sebagai langkah mengakselerasi pertumbuhan talenta digital di Indonesia, pemerintah pun telah melakukan beragam langkah percepatan di antaranya mengembangkan empat pilar digitalisasi yaitu infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, serta masyarakat digital. Harapannya dengan penyelarasan di keempat pilar tersebut maka Indonesia bisa mewujudkan cita-cita menjadi negara maju dan memenuhi Visi Indonesia Digital (VID) 2045.

Pewarta : Livia Kristianti

Editor : Siti Zulaikha

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *