Program Kolaborasi IOH – Nokia Jembatani Kesenjangan Digital

Indosat bersama Nokia meluncurkan Generasi Terkoneksi (GenSi) #TerkoneksiBersamaNokia sebuah inisiatif literasi kecerdasan artifisial (AI) yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan digital masyarakat Indonesia secara merata dari perkotaan hingga daerah. Program ini meneruskan komitmen Indosat dan Nokia untuk memastikan setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang setara dalam memahami dan memanfaatkan teknologi masa depan.

MANADO, 7 DESEMBER 2025 – Tahun 2030 mendatang, ekonomi digital Indonesia diperkirakan menyentuh USD360 miliar, dan kesenjangan literasi digital masih menjadi tantangan serius.

 

Bacaan Lainnya

Inilah yang membuat Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) dan Nokia berkolaborasi menghadirkan program Generasi Terkoneksi (GenSi) sebagai intervensi nyata untuk memperluas literasi kecerdasan artifisial (AI). Dimana, untuk mengatasi ketimpangan tersebut, kurikulum GenSi dirancang agar relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal. Materi pelatihan mencakup keamanan digital, dasar-dasar kecerdasan artifisial, penggunaan AI yang bertanggung jawab, serta pemanfaatan AI praktis untuk aktivitas belajar dan bekerja.

Baca juga  IOH – Cisco Bangun Melatih 1 Juta Talenta, 10.000 UKM Aman Secara Digital pada 2030

 

“Indonesia menjadi contoh penting bahwa teknologi dapat diakses oleh semua orang,” ungkap President Director Nokia Indonesia, Ozgur Erzincan, menekankan pentingnya inklusivitas teknologi dalam siaran pers yang diterima MANADONES. Proyek terbaik dari para peserta akan dipresentasikan di hadapan juri, dan peserta terpilih akan dinobatkan sebagai GenSi Digital Ambassadors. Langkah ini diharapkan dapat melahirkan talenta digital baru yang mampu memberikan solusi bagi komunitasnya, sekaligus memperkecil jurang kesenjangan digital di Indonesia.

 

Berdasarkan Laporan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, skor masyarakat digital tercatat sebesar 44,53. Meski menunjukkan peningkatan, data dari APJII dan BPS memperlihatkan bahwa sebagian wilayah masih memiliki penetrasi internet yang rendah, yakni di kisaran 29–36 persen. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *