MANADO, 8 DESEMBER 2025 – Shakira Maruf, Mahasiswi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) resmi mengakhiri program magang risetnya nya di Banda Neira, Maluku Tengah yang dibiayai langsung oleh LuminOcean, untuk konservasi kelautan.
Pada MANADONES Uut sapaan akrabnya menjelaskan bahwa dirinya lulus untuk mengikuti program kelautan tentang penyelamatan terumbu karang dan lingkunga laut. “Jadi program ini berjalan selama tiga pekan. Dimana magang riset kelautan ini menitikberatkan pada memperkuat upaya konservasi laut di Kawasan Timur Indonesia,” jelas atlet selam Sulut ini.
Pada program ini, dirinya bersama 16 perwakilan mahasiswa dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dari 5 universitas diajak dan belajar bersama untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik lapangan bagi mahasiswa serta peneliti muda. Program yang berlangsung secara berkala dengan durasi 3 minggu juga fokus pada metodologi penyelaman ilmiah (scientific diving), identifikasi biota laut, serta monitoring kesehatan terumbu karang.
Seperti diketahui, Banda Neira berada di kawasan strategis di pusat Segitiga Karang Dunia (Coral Triangle). Kawasan ini memiliki keanekaragaman hayati laut yang tinggi namun rentan terhadap perubahan iklim dan aktivitas manusia. “Kami sebagai peserta magang tidak hanya belajar teknik pengambilan data bawah air, tetapi juga berkontribusi langsung pada basis data kesehatan ekosistem laut Banda. Data ini krusial untuk strategi konservasi jangka panjang,” tambah mahasiswi semester lima ini. (gracey)





