MANADO, 31 JULI 2024 – Indonesia, yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia, dan memiliki sumber daya laut yang luar biasa, maka Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di negara ini ikut terus mendorong terjaga dan terlindungi ekosistem lingkungan.
Ini dikatakan oleh Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Oktovian Berty Alexander Sompie MEng IPU ASEAN Eng dalam sambutannya dalam Focus Group Discussion (FGD) “Pemetaan Potensi Laut Indonesia Sebagai Penyerap Karbon Untuk Pencapaian Target Net Zero Emission (NZE)” yang digelar oleh Unsrat dan Lemhanas RI, siang tadi di Manado. Sompie juga menjelaskan bahwa Unsrat, sebagai perguruan tinggi, memiliki keunggulan dibidang kelautan untuk berkontribusi dalam upaya mencapai target Net Zero Emission sampai tahun 2050. “Dalam konteks perubahan iklim, Unsrat berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola laut kita dan mampu berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan,” tuturnya, sambil menyebut FGD ini, merupakan langkah nyata Unsrat dalam merespon tantangan perubahan iklim global.
Plt Gubernur Lemhannas RI Prof Dr Ir Reni Mayerni MP dalam sambutannya menuturkan, kajian jangka panjang yang dilakukan oleh Lemhannas, untuk memberikan masukan terhadap poin-poin pemetaan potensi laut Indonesia, sebagai penyerap karbon untuk pencapaian target net zero emission. “Dunia pendidikan memiliki tanggungjawab untuk ikut serta menjaga dan mendorong pencapain ini, Lemhanas juga terlibat untuk aksi ini,” katanya. (graceywakary)





