JAKARTA, 22 MARET 2026 (ANTARA) – Sekitar 1.600 warga dan diaspora Indonesia berkumpul merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H dengan penuh kesederhanaan namun sarat makna di Indonesian Muslim Association in America (IMAAM) Center, Silver Spring, Maryland, Jumat (20/3).
“Perayaan Idul Fitri yang sederhana ini adalah pilihan sadar, sebagai wujud empati terhadap situasi global yang turut berdampak pada kondisi di Indonesia,” kata Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo dalam keterangan KBRI Washington D.C. yang diterima di Jakarta, Minggu. Duta Besar Indroyono beserta jajaran KBRI setempat dan ribuan jamaah yang datang dari berbagai penjuru Washington, D.C., Maryland, dan Virginia (DMV) itu bersama-sama menunaikan Shalat Id dan bersilaturahmi.
Usai melaksanakan ibadah Shalat Id, KBRI di Washington, D.C. bersama IMAAM Center menggelar acara silaturahmi dan berbagi santapan sederhana khas Idul Fitri dari Indonesia dengan seluruh jamaah, termasuk ketupat, opor ayam, rendang, udang balado, sambal, dan kerupuk. Bagi jamaah yang jauh dari kampung halaman, santapan tersebut dinilai mampu membawa kembali kenangan Lebaran bersama keluarga di Indonesia.
“Dan sesuai tradisi Lebaran itu sendiri, sesendok opor dan sesuap rendang membuktikan bahwa orang Indonesia punya cara tersendiri untuk tetap berkumpul, saling menguatkan, dan merayakan,” tuturnya. Perayaan sederhana itu juga merupakan bentuk solidaritas terhadap masyarakat di berbagai daerah di Tanah Air yang hingga kini masih berjuang menghadapi dampak bencana alam.
Namun demikian, kesederhanaan tersebut tidak mengurangi kedalaman makna silaturahmi dan nilai-nilai Idul Fitri yang mendahulukan kebersamaan, ketulusan, dan rasa saling peduli. “Di sinilah makna silaturahmi menemukan bentuknya yang paling nyata. Jarak ribuan mil tidak menghalangi diaspora Indonesia untuk tetap merayakan Lebaran bersama, selayaknya di kampung halaman,” ujarnya.
KBRI Washington, D.C. menyampaikan terima kasih kepada IMAAM Center sebagai tuan rumah, para relawan, vendor katering yang menyajikan makanan khas Lebaran autentik, serta seluruh masyarakat dan diaspora Indonesia yang hadir.
Pewarta : Katriana
Editor : Martha Herlinawati S





