Dirjen Kemendikdasmen Dibuat Kagum dengan Program Polimdo

MANADO, 1 JULI 2026 – Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Tatang Muttaqin, S.Sos., M.Ed., Ph.D., bersama Direktur Alelo dan Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Dr. Diane Tangian, S.H., M.Si., Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Juliet Makinggung, S.E., M.Si., Ketua Jurusan Akuntansi Raymond Festus Rombot, S.E., Ak., M.Si., Dr. Yurike Sintia Lewan, M.Hum., Koordinator Humas Ivoletti Merlina Walukow, S.E., M.Si., serta para dosen Polimdo.

MANADO, 1 JULI 2026 – Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus,  Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen),  Tatang Muttaqin, S.Sos., M.Ed., Ph.D., terlihat tersenyum, saat mendengar uraian Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo) Dra Mareyke Alelo MBA tentang program unggulan yang sedang berjalan.

 

Bacaan Lainnya

Selama 20 menit, Alelo menjelaskan hadirnya Teaching Factory (TEFA), yaitu model pembelajaran berbasis produksi dan jasa yang dikelola langsung oleh mahasiswa dengan bimbingan langsung para dosen. Dimana saat ini Polimdo, kata Alelo memiliki empat TEFA yang terdiri dari Cafe, Bar, Polimart, dan Galeri investasi yang dikelola oleh Jurusan Administrasi Bisnis, Jurusan Akuntansi, dan Jurusan Pariwisata.

Baca juga  Demi Masyarakat 30 Mahasiswa Polimdo Perbaiki Jalan Kasuratan

 

“Saat ini, kami juga memiliki Program Magister Terapan di Jurusan Teknik Sipil. Dalam waktu dekat, kami juga akan membuka Program Magister di Jurusan Pariwisata,” ungkap Alelo di Gedung Kuliah Terpadu (GKT).  Dia menambahkan Polimdo juga telah menjadi salah satu pusat pelatihan, uji kompetensi, untuk diving atau menyelam yaitu sertifikasi PADI, juga menjadi tempat sertifikasi pilot drone bekerja sama dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), serta menjadi pusat sertifikasi Bahasa Inggris melalui TOEIC dan TOEFL, juga sertifikasi Bahasa Jepang untuk wilayah Indonesia Timur.

 

“Yang terbaru adalah Recycling Center yang kami miliki yang kedepannya akan dibuka untuk public luas. Dimana kami akan  kerja sama dengan desa maupun kelurahan di sekitar kampus dalam pengelolaan sampah,” katanya. Prestasi dan kelebihan Polimdo bisa dilihat di https://polimdo.ac.id/

 

Penjelasan dari orang nomor satu Polimdo langsung mendapat dukungan dari Tatang. Menurut Tatang, Polimdo menunjukkan perkembangan yang signifikan, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dalam peningkatan kualitas pendidikan. “Dosen bisa menjadi pendamping mahasiswa dalam membangun usaha seperti coffee shop, laundry, maupun bisnis kos-kosan. Produk-produk tersebut nantinya dapat terus dikembangkan,” ujarnya.

Baca juga  Senin Ini Harga Emas Antam Naik Rp30.000 jadi Rp2,803 Juta/gr

 

Menurut Tatang, model pembelajaran seperti itu dapat dikaitkan dengan kebutuhan investor. Ia juga memberikan apresiasi terhadap keberadaan Recycling Center sebagai bentuk kepedulian Polimdo terhadap lingkungan.

 

Pada kunjungan singkat ini, Direktur Alelo nampak didampingi Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Dr. Diane Tangian, S.H., M.Si., Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Juliet Makinggung, S.E., M.Si., Ketua Jurusan Akuntansi Raymond Festus Rombot, S.E., Ak., M.Si., Dr. Yurike Sintia Lewan, M.Hum., Koordinator Humas Ivoletti Merlina Walukow, S.E., M.Si., serta para dosen Polimdo. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *