MANADO, 5 JANUARI 2026 – Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Sulawesi Utara (Sulut), mengerahkan satu tim rescue menuju Kabupaten Kepulauan Sitaro menyusul bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Senin dini hari.
Banjir bandang dilaporkan terjadi sekira pukul 03.00 WITA, akibat hujan dengan intensitas sangat tinggi. Bencana ini berdampak pada empat kecamatan yang tersebar di Pulau Siau, Kepulauan Sitaro. Dalam Siaran pers yang diterima MANADONES, Kantor BASARNAS Sulut mengonfirmasi pengiriman personel ini dilakukan sebagai respons cepat untuk melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan (OPS SAR) di lokasi terdampak. “Tim rescue dijadwalkan bertolak menuju lokasi kejadian menggunakan KM Marina Bay 01 melalui Pelabuhan Manado pada pukul 15.00 WITA,” tulis keterangan resmi Basarnas Sulut, Senin siang.
Dalam pergerakan kali ini, Basarnas menurunkan personel dengan dukungan alat utama (Alut) SAR yang lengkap. Peralatan yang dibawa meliputi kendaraan rescue, alat komunikasi, peralatan medis, peralatan mountaineering, hingga tenda posko dan perlengkapan pendukung lainnya untuk mendukung efektivitas operasi di lapangan.
Hingga saat ini, fokus utama tim adalah melakukan evakuasi dan asesmen dampak banjir di empat kecamatan terdampak guna memastikan keselamatan warga. Kondisi cuaca yang ekstrem di perairan Sulawesi Utara menjadi salah satu faktor yang terus dipantau dalam mobilisasi tim menuju lokasi. (vero)





