MANADO, 18 MARET 2026 – Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS, kini makin tren sebagai bagian utama dari transaksi keuangan di Sulawesi utara (Sulut),
Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulut mencatat nilai transaksi QRIS pada periode Januari hingga Februari 2026 telah mencapai Rp1,11 triliun. Dalam siaran pers yang diterima MANADONES, angka ini berasal dari 9.678.525 transaksi.
Dan data ini melonjak tajam dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 4.327.023 transaksi dengan nilai Rp540,14 miliar.

Menurut Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI KPw Sulut Ircham Andrianto Taufick, dalam siaran pers yang diterima pertumbuhan kuat ini didorong oleh strategi BI yang aktif masuk ke berbagai event masyarakat untuk memperluas akseptasi non-tunai.
“Kami melihat pendekatan melalui event efektif mengakselerasi penggunaan pembayaran digital karena langsung menyentuh aktivitas masyarakat,” ujar Ircham. Dalam siaran pers ini juga mengurai bahwa salah satu pendorong utama adalah sinergi penyelenggaraan Putera Puteri Sulut (PPS) 2026 dan Hijrah Sulut Fest 2026 yang berhasil menciptakan lebih dari 95.000 transaksi QRIS. (gracey wakary)





