JAKARTA, 18 MARET 2026 (ANTARA) – Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menyediakan stimulus berupa paket sembako bagi warga yang bersedia mendonorkan darahnya selama bulan Ramadhan.
Stimulus tersebut diberikan menyusul jumlah pendonor yang berkurang selama masa libur Lebaran. “Jadi, pada H-5 hingga H+5 Lebaran, PMI DKI di semua unit pelayanan darah yang ada di kota memberikan stimulus kepada warga masyarakat yang ingin berdonor. Berupa apa? Berupa ada ‘goodie bag’ (berisi sembako),” kata Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, wilayah Jakarta membutuhkan 1.000-1.200 kantong darah dalam sehari, dan kebutuhan tersebut cenderung statis saat masa libur Lebaran. Meski demikian, jumlah pendonor berkurang lantaran sebagian masyarakat mudik ke kampung halaman. “Seperti kita ketahui, setiap hari, PMI DKI Jakarta harus menyiapkan darah 1.000-1.200 kantong. Nah, selama bulan Ramadhan memang pengalaman selama ini itu terjadi penurunan jumlah pendonor,” ujar Beky.
Oleh karena itu, upaya donor darah dikebut di lima wilayah kota selama bulan Ramadhan, termasuk Jakarta Barat. “Ini dalam rangka memitigasi kekurangan stok darah. Jadi, Insya Allah, dengan semua rangkaian kegiatan ini, stok darah aman. Kita juga tidak berharap terjadi adanya kebutuhan yang tiba-tiba melonjak,” pungkas Beky.
Oleh Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor : Rr. Cornea Khairany





