Sudah Enam Korban Indonesia Air yang Berhasil Ditemukan

Tim SAR yang tak henti untuk mencari para koran dengan medan yang menantang.

MANADO, 23 JANUARI 2026 – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR), pada kecelakaan pesawat Indonesia Air di wilayah pegunungan Sulawesi Selatan membuahkan hasil signifikan.

 

Bacaan Lainnya

Hingga Kamis (22/1) kemarin, tim SAR gabungan telah menemukan enam korban di sekitar area puncak, lokasi yang tidak jauh dari titik ditemukannya ekor pesawat. Dari enam korban yang ditemukan, satu jenazah telah berhasil dievakuasi ke atas puncak Pegunungan Bulusaraung setelah diangkat dari jurang dengan kedalaman mencapai 350 meter.

 

Dalam siaran pers dari BASARNAS yang diterima MANADONES, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, menjelaskan bahwa penemuan terjadi saat tim melakukan penyisiran intensif di sisi kiri jalur pencarian sejak pukul 07.53 WITA kemarin. “Tim SAR gabungan berhasil menemukan enam korban di titik koordinat yang saling berdekatan antara pukul 09.22 hingga 10.11 WITA. Jarak antar jenazah ditemukan sekitar 50 meter di area yang bersih dari serpihan pesawat,” ujar Andi Sultan.

Baca juga  Real Madrid Umumkan Perpanjang Kontrak Gonzalo Garcia

 

Saat ini, tim masih berupaya mengevakuasi lima jenazah lainnya yang telah terlokalisir. Medan yang sangat terjal menjadi hambatan utama dalam proses pengangkatan korban dari dasar jurang. Dia juga mengungkapkan meski penemuan di darat mengalami kemajuan, dukungan logistik dan personel melalui jalur udara mengalami kendala besar. Helikopter Bell 429 yang dikerahkan untuk melakukan dropping personel dan logistik terpaksa membatalkan misi. “Helikopter harus kembali ke home base di Lanud Sultan Hasanuddin karena kondisi cuaca di lokasi yang tidak memungkinkan dan sangat cepat berubah,” tambah Andi.

 

Selain faktor cuaca, Andi Sultan menekankan bahwa tantangan utama di lapangan adalah medan yang ekstrem dengan kemiringan lereng yang sangat terjal, serta kedalaman jurang pada lokasi korban berada di kedalaman 350 meter. Ada juga jarak pandang, dimana kabut dan cuaca buruk yang membatasi visibilitas tim.

Baca juga  H-1 Pembukaan PON XXI Kontingen Jatim Raih 14 Medali Emas dan Sulut baru 1 Perunggu

 

Hingga berita ini diturunkan, seluruh unsur SAR yang sebelumnya tersebar di berbagai sektor kini telah difokuskan menuju titik penemuan korban. Tim SAR gabungan berkomitmen untuk terus berupaya maksimal melakukan evakuasi meski harus berhadapan dengan risiko medan yang berat. (vero)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *