MANADO, 4 FEBRUARI 2026 – Masyarakat Sulawesi utara (Sulut), wajib waspada dengan cuaca yang akan terjadi mulai besok hingga 8 Februari.
Ini berdasarkan siaran pers yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Maritim Bitung yang isinya memberikan imbauan peringatan dini tentang gelombang tinggi yang akan terjadi mulai besok, akibat munculnya Bibit Siklon Tropis “94W” di Utara Pulau Papua yang menjadi pemicu utama potensi cuaca buruk di wilayah Nyiur melambai dan sekitarnya.
Diuraikan bahwa selain memicu cuaca buruk, bibit siklon tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka laut, terutama di wilayah perairan Sangihe dan Talaud. Saat ini, pola angin didominasi dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan yang cukup kencang, berkisar antara 6 hingga 25 knot.
Untuk itu, BMKG membagi peringatan ini ke dalam dua kategori tingkat bahaya berdasarkan tinggi gelombang yaitu pertama kategori gelombang tinggi mulai 2,5 meter – 4,0 Meter yang akan terjadi di kawasan perairana di Kabupaten Kepulauan Talaud bagian utara. “Masyarakat diminta sangat waspada terhadap risiko keselamatan pelayaran di wilayah,” tulis BMKG.
Kedua adalah kategori gelombang sedang mulai 1,25 meter hingga 2,5 meter yang berpeluang terjadi di hampir seluruh perairan Sulut meliputi perairan utara dan selatan, perairan Minahasa Utara, perairan Kepulauan Sitaro, Sangihe, dan Talaud, Laut Sulawesi bagian Timur, dan Laut Maluku
BMKG Maritim Bitung juga mengimbau para pengguna transportasi laut, mulai dari perahu nelayan hingga kapal tongkang dan feri, untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta untuk tetap waspada dan terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi. (gracey wakary)




