Perkuat Daya Saing Global, Polimdo Prioritaskan Penelitian Berdampak dan Hadirkan Perlindungan Paten

MANADO, 8 MEI 2026 – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus memantapkan posisinya sebagai institusi pendidikan vokasi berdaya saing global.

 

Bacaan Lainnya

Tidak hanya fokus pada kualitas akademik, Polimdo kini mempertegas komitmennya dalam mendorong riset aplikatif yang berdampak langsung pada masyarakat serta memberikan perlindungan hukum bagi inovasi melalui sistem paten internal.

 

Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra Mareyke Alelo MSi, menegaskan bahwa kampus yang dipimpinnya kini memberikan ruang seluas-luasnya bagi dosen maupun mahasiswa untuk melakukan penelitian. Menurutnya, penelitian yang baik adalah penelitian yang tidak hanya berakhir di atas kertas, tetapi mampu menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat.

 

“Polimdo berkomitmen agar setiap riset yang lahir dari kampus ini memiliki nilai guna yang tinggi. Kami mendorong kolaborasi antara dosen dan mahasiswa agar tercipta ekosistem inovasi yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi khalayak luas,” ujar Mareyke pada MANADONES belum lama ini.

Baca juga  Oli Gardan Aman Dibutuhkan Motor Matik Honda

 

Makin banyaknya riset, penelitian dan temuan berbasis data dan analisis yang berdampak pada pembangunan, Polimdo juga telah menyediakan perlindungan pada hasil penemuan para peneliti baik dosen maupun mahasiswa, atau kolaborasi pada keduanya.

 

 

Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polimdo Juliet P. T. Makinggung, SE., M.Si.

“Kampus dalam mendukung riset juga dibarengi dengan proteksi terhadap hak kekayaan intelektual para peneliti. Sebelum melangkah ke pendaftaran hukum secara formal atau Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI, Polimdo menyediakan mekanisme perlindungan melalui paten internal,” jelas  Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polimdo Juliet P. T. Makinggung, SE., M.Si pada MANADONES.

 

Dia kemudian mengurai perlindungan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus proteksi awal agar ide dan inovasi orisinal dari dosen maupun mahasiswa tetap terjaga dan diakui. Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan bahwa setiap temuan teknologi terapan maupun inovasi lainnya tetap menjadi aset intelektual milik peneliti dan institusi sebelum dipublikasikan atau dikomersialkan lebih luas.

Baca juga  IM3 Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025

 

Dia menambahkan penguatan pada sisi penelitian dan perlindungan hukum, Polimdo optimis dapat terus bersaing di level internasional. Integrasi antara kualitas sumber daya manusia, riset yang berdampak sosial, dan kesadaran akan pentingnya HAKI menjadi pilar utama Polimdo dalam mencetak lulusan dan karya-karya yang diakui dunia.

 

Upaya ini juga diharapkan dapat memicu semangat para civitas akademika Polimdo untuk terus melahirkan solusi-solusi cerdas, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah Sulawesi Utara dan Indonesia secara umum di kancah global.

 

Polimdo sendiri hingga kini telah memiliki penelitian berdampak pada masyarakat seperti aplikasi Laporan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak atau LABRAK yang merupakan hasil inovasi mahasiswa Polimdo, alat mencacah sampah plastik yang menjadi meja dan kursi siap pakai, Peringatan Dini Bencana Banjir berbasis IoT (Internet of Things) yang terintegrasi dengan gadget warga dan ratusan temuan dan penelitian yang bisa langsung digunakan warga. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *