BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Sadar Jaminan Sosial di Desa Buku Kabupaten Mitra

Kegiatan yyang digelar kemarin di Desa Buku Mitra.

MANADO, 28 AGUSTUS 2026 — Dalam rangkaian memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado melaksanakan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Buku, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kamis (27/8/2026) kemarin

 

Bacaan Lainnya

Camat Belang, Raymond Sumual, S.Teol., M.Si dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan bagi para pekerja. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, Juwenly Jona Librata Soselisa, menjelaskan dalam rangkaian peringatan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap perlindungan para pekerja.

 

“Kami ingin mengajak masyarakat Desa Buku dan desa-desa sekitarnya, serta seluruh pekerja Bukan Penerima Upah untuk tidak menganggap perlindungan jaminan sosial sebagai sesuatu yang hanya diperlukan oleh pekerja formal. Nelayan, petani, pedagang, pelaku UMKM, tukang, sopir, maupun pekerja mandiri lainnya juga menghadapi risiko dalam bekerja. Karena itu, mereka juga membutuhkan perlindungan,” jelasnya.

Baca juga  IHSG Rabu Dibuka Melemah 6,00 Poin

 

Dalam pelaksanaan Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado mengedukasi masyarakat mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT) bagi pekerja BPU.

 

Program JKK memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan yang berkaitan dengan aktivitas pekerjaan, sementara JKM memberikan manfaat kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Adapun JHT merupakan manfaat berupa uang tunai yang diberikan ketika peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Antusiasme masyarakat dari Desa Buku, Desa Buku Selatan, Desa Buku Tenggara, dan Desa Buku Tengah menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan semakin mendapat perhatian di tingkat masyarakat desa. Kehadiran masyarakat dari sejumlah desa tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas pemahaman bahwa setiap pekerja, apa pun profesinya, memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dalam menjalankan pekerjaannya.

Baca juga  Karier Bermusik Rossa selama 25 Tahun Dirangkum Dalam Film Dokumenter

 

“Kami berharap dari Desa Buku ini semakin banyak masyarakat yang sadar bahwa bekerja harus dibarengi dengan perlindungan. Mari kita jadikan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai pengingat untuk membangun masyarakat pekerja yang semakin sadar, mandiri, produktif, dan terlindungi,” tutup Juwenly.

 

Dia juga menambahkan, melalui Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado menegaskan komitmennya untuk terus memperluas perlindungan bagi pekerja Indonesia, termasuk Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU), agar semakin banyak pekerja dapat menjalankan aktivitasnya dengan rasa aman dan terlindungi. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *