JAKARTA, 27 AGUSTUS 2026 (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menjamin barang-barang yang mendapatkan subsidi dari pemerintah dapat diterima masyarakat dengan harga sesuai subsidi.
Dalam pembukaan Muktamar &e-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis petang, Presiden Prabowo menegaskan barang subsidi tidak boleh diperdagangkan untuk mencari keuntungan.
Prabowo mengatakan jaminan tersebut akan diperkuat dengan beroperasinya puluhan ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam waktu dekat. “Sebentar lagi puluhan ribu Koperasi Merah Putih akan beroperasi. Kita akan menjamin semua barang yang disubsidi rakyat akan sampai ke rakyat dengan harga serendah-rendahnya harga subsidi,” kata Presiden Prabowo dipantau secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis.
Menurut Presiden, keberadaan Koperasi Merah Putih di berbagai daerah diharapkan dapat menjadi bagian dari mekanisme penyaluran barang bersubsidi agar manfaat subsidi benar-benar dirasakan masyarakat. Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak cuaca El Nino yang kuat dan kondisi geografis sebagai negara kepulauan.
Meski demikian, Kepala Negara optimistis Indonesia memiliki kekuatan dan sumber daya alam yang besar untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut. “Negara kita kuat dan semakin kuat,” ujar Prabowo. Presiden menambahkan pemerintah juga telah menemukan potensi sumber daya alam yang besar, termasuk cadangan gas dan emas. “Saya telah lihat hasil-hasil kita sekarang. Kita temukan ladang-ladang gas, ladang-ladang emas yang luar biasa kekayaan kita,” kata Presiden Prabowo.
Sebelumnya, Kementerian Koperasi memperkirakan sekitar 40 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat mulai beroperasi hingga akhir 2026 seiring percepatan pembangunan sarana pendukung program tersebut di berbagai daerah. Pemerintah menggunakan pendekatan yang realistis dan mengedepankan aspek kualitas dalam pelaksanaan program Koperasi Merah Putih.
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Didik Kusbiantoro





