MANADO, 27 AGUSTUS 2026 — Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Sulawesi Utara mencatatkan performa impresif dalam ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta. Sejumlah produk unggulan daerah berhasil membukukan lonjakan transaksi hingga menembus pasar internasional.
Salah satu capaian paling menonjol diraih oleh produk tenun premium khas Bumi Nyiur Melambai, Kain Pinawetengan. Kain bermotif pahatan situs sejarah Watu Pinawetengan Minahasa tersebut berhasil mencetak total penjualan sebesar Rp110,3 juta, atau melonjak 5 kali lipat dibandingkan pencapaian pada KKI 2025.

Selain sektor wastra, komoditas perkebunan olahan juga mencatatkan ekspansi pasar global. Produk Narasi Vanilla sukses memperluas ekspor ke Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan melalui skema business matching dan penandatanganan Letter of Intent (LoI).
Capaian itu meliputi pengiriman sampel olahan vanila ke pembeli asal Malaysia, pengiriman 20 kg vanilla beans senilai USD 2.500 ke Korea Selatan, serta produk pasta dan bubuk vanila ke Indonesia House of Bean Tokyo di Jepang.
“Keberhasilan ini membuktikan kualitas dan daya saing produk lokal Sulut yang kian diakui di level nasional maupun global,” kata Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Joko Supratikto, dalam siaran pers yang diterima MANADONES.
Di sektor kopi, Kopi Robusta Gunung Ambang asal Kotamobagu turut memperluas kemitraan ekspor dengan jejaring pasar Jepang, sementara Kopi Arabica Tomohon dari Elmonts Coffee sukses menyita perhatian pasar nasional setelah diseduh langsung oleh World Barista Champion pada program Cangkir Nusantara. (gracey wakary)





