MANADO, 3 SEPTEMBER 2026 — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Manado bersama Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara resmi memperkuat sinergitas melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) serta pelaksanaan pelatihan pertolongan di air (water rescue).
Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata Sulut ini melibatkan perwakilan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh wilayah Sulawesi Utara. Agenda ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus menjamin standar keselamatan dan pelayanan SAR, baik bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Kepala Basarnas Sulut, George Mercy Randang, S.IP., M.A.P., menegaskan bahwa jaminan keamanan dan keselamatan merupakan elemen krusial dalam mendukung ekosistem pariwisata daerah.
“Dengan penandatanganan MoU ini, diharapkan sinergitas, khususnya dalam pelayanan di bidang SAR untuk wisatawan asing maupun lokal, dapat semakin ditingkatkan. Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan bahwa aspek keselamatan menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata di Sulawesi Utara,” ujar George.
Melalui pelatihan teknis tersebut, para peserta dibekali keterampilan dasar penyelamatan perairan agar mampu memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat saat terjadi insiden di destinasi wisata air.
Ke depan, Basarnas Sulut menargetkan perluasan kerja sama ini secara berkelanjutan lewat peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta koordinasi intensif bersama pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan industri pariwisata. (vero)






