Waspadai Cuaca Ekstrem di Sangihe dan Talaud

 Ilustrasi - Seorang nelayan berlari meninggalkan perahunya yang diguyur hujan deras disertai angin kencang di perairan pesisir pantai Lekok Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. FOTO ANTARA/Musyawir/mes/aa. (ANTARA/MUSYAWIR)

MANADO, 12 OKTOBER 2026 — Wilayah perbatasan utara Indonesia, khususnya Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud, diprakirakan mengalami dinamika cuaca fluktuatif selama periode 10 hingga 12 Oktober 2026.

 

Bacaan Lainnya

BMKG mengingatkan adanya potensi peningkatan akumulasi curah hujan harian yang disertai petir dan angin kencang, juga hadirnya gelombang hujan intensitas sedang hingga lebat diprediksi kembali melanda Kabupaten Kepulauan Talaud pada Senin ini.

 

Pada rentetan cuaca ekstrem hari ketiga ini, pulau terluar Miangas turut masuk dalam wilayah waspada bersama Essang, Nanusa, Gemeh, Tampan’ Amma, Beo Utara, Beo, Rainis, dan Essang Selatan.

Baca juga  Perkuat Vokasi 200 Mahasiswa Polimdo Kunjungi Bitung

 

BMKG mengimbau para penyedia jasa transportasi laut serta nelayan lokal untuk memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala mengingat potensi angin kencang dapat memengaruhi kondisi gelombang di perairan Kepulauan Nusa Utara tersebut. (vero)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *